Hari Pertama PPKM Darurat di Bandarlampung, Empat Ruas Jalan Utama Ditutup

  • Bagikan
Penutupan jalan protokol pada hari pertama penerapan PPKM Darurat di Kota Bandarlampug dimulai dari Jalan Pangeran Diponegoro di wilayah Lungsir (dekat Kantor Pemkot Bandarlampung - Masjid Al Furqon), Senin pagi (12/7/2021).
Penutupan jalan protokol pada hari pertama penerapan PPKM Darurat di Kota Bandarlampug dimulai dari Jalan Pangeran Diponegoro di wilayah Lungsir (dekat Kantor Pemkot Bandarlampung - Masjid Al Furqon), Senin pagi (12/7/2021).

TERASLAMPUNG.COM –– Kota Bandarlampung ditetapkan pemerintah pusat untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai hari ini, Senin 12 Juli 2021. Terkait hal itu, sejumlah jalan protokol di Kota Bandarlampung ditutup.  Polresta menurunkan ratusan pernonelnya untuk melakukan penutupan di empat jalan utama di kota ini.

Menurut Kasat Lantas Polresta AKP M. Rohmawan, keempat jalan yang ditutup selama PPKM Darurat itu adalah Jalan Raden Intan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro,  dan Jalan Ahmad Yani.

“Jalan Diponegoro ditutup sampai pertigaan Lungsir saja (pertigaan Jl Diponegoro – Jl Dr. Susilo). Untuk itu, kami minta masyarakat menghindari jalan-jalan itu,” jelasnya kepada awak media di Bundaran Tugu Gajah atau Tugu Adipura Bandarlampung, Senin (12/7/2021).

AKP M. Rohman mengatakan, yang masih bisa atau diperbolehkan melawati jalan-jalan yang ditutup oleh Polresta Bandarlampung itu adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai kantor terdekat, serta pemilik dan pekerja toko yang menjual sembako.

“Di luar itu kami minta putar balik. Silakan masyarakat melewati jalan alternatif jika ingin ke tempat kegiatan pekerjaannya,” jelasnya.

PPKM Darurat di Kota Bandarlampung menurut keputusan pemerintah pusat itu akan berakhir pada tanggal 20 Juli yang akan datang dan penutupan jalan-jalan utama berakhir pada tanggal tersebut.

“Penutupan mulai pagi ini dan berakhir tanggal 20 Juli 2021. Untuk penutupan empat jalan utama itu, kami (lantas) menyiapkan 100 personel, dibantu personel dari Sabhara dan lainnya,” kata Kasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP M. Rohmawan.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli mengajak masyarakat untuk tidak bepergian selama masa PPKM Darurat ini.

“Saat ini kan kita mengurangi kegiatan dan saya mengimbau selama masa PPKM Darurat masyarakat taat protokol kesehatan dengan 5 M. Jangan keluar rumah jika tidak ada yang penting,” ajaknya.

Sementara itu dari pantauan teraslampung.com hari pertama PPKM Darurat, jalan-jalan utama yang biasanya pada lalu-lintas pada hari ini nampak sepi.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan