Hari Pertama PTM di Bandarlampung, Eva Dwiana Meninjau Lima Sekolah

  • Bagikan
Walikota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau PTM di SMPN 2 Rajabasa, Senin (13/9/2021).
Walikota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau PTM di SMPN 2 Rajabasa, Senin (13/9/2021).

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Bandarlamppung Eva Dwiana meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandarlampung, Senin (13/9/2021). Ada lima sekolah yang dikunjungi Eva Dwiana. Yaitu  SMPN 1, SMPN 9, SMPN 2 , SD/SMP Al Kautsar Rajabasa, dan SDN 2 Rawa Laut.

Walikota Eva Dwiana mengungkapkan,  saat ini ada 51 sekolah tingkat SD dan SMP di Bandarlampung yang menggelar PTM.

Menurut Walikota Eva Dwiana,  siswa bisa ikut pembelajaran tatap muka jika ada izin dari orang tuanya.

“Kalau diizinkan oleh orang tuanya boleh sekolah. Tetapi kalau tidak, para siswa tetap belajar daring dari rumah,” jelas Eva Dwiana usai mengunjungi SMPN 2 Rajabasa.

Agar PTM berjalan dengan baik dan level PPKM Kota Bandarlampung turun,  Walikota Eva Dwiana mengajak masyarakat untuk berkerjasama dengan menaati protokol kesehatan.

“Untuk masyarakat Bandarlampung jangan sampai lengah. Mudah-mudahan dengan kerjasama yang baik kota kita bisa masuk zona aman level satu atau dua (PPKM) dan juga masuk zona hijau,” katanya.

Sebelumnya, Eva Dwiana meninjau ke SDN 2 Rawa Laut di Kecamatan Enggal, para murid di sekolah yang dikenal dengan sebutan SD Teladan itu terlihat gembira bisa masuk sekolah setelah 1,5 tahun belajar di rumah.

Salah seorang murid sekolah tersebut Agha Siwa kelas 6 mengaku senang bertemu kembali dengan teman-teman se-kelasnya.

“Saya senang bisa masuk kelas lagi. Saya sudah kangen sama teman-teman juga guru-guru, bosan belajar online,” katanya dengan wajah ceria.

Perasaan senang kembali ke sekolah juga diungkapkan Rosmalia guru kelas 6 SDN 2 Rawalaut yang menurutnya kembali sekolah merupakan aspirasi para orang tua murid agar bisa belajar di kelas kembali.

“PTM di tempat kami tetap menerapkan protokol kesehatan, setiap murid yang masuk kelas harus di cek suhu tubuhnya dan wajib memakai masker kemudian setiap bangku kelas kita sekat,” jelasnya.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan