Beranda Hukum Kriminal Hasil Cek TKP, Oknum Anggota DPRD Bandarlampung Curi Empat Alat Suntikan

Hasil Cek TKP, Oknum Anggota DPRD Bandarlampung Curi Empat Alat Suntikan

12
BERBAGI
Petugas Inafis Polres Bandaarlampung melakukn olah TKP di RSU Abdoel Moeloek Bandarlampung, Kamis sore (21/7/2016).

Zainal Asiki|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Inafis Polresta Bandarlampung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) di Ruang Mawar Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) Bandarlampung, terkait kasus dugaan pencurian yang dilakukan oleh NR oknum anggota DPRD Bandarlampung.

Pantauan teraslampung.com, pengecekan TKP, langsung dilakukan di ruang bedah wanita “Ruang Mawar” Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), pada Kamis (21/7/2016) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Di lokasi TKP para petugas Inafis Polresta Bandarlampung, mengambil foto suasana Ruang Mawar RSUAM salah satu ruangan oknum anggota DPRD Bandarlampung, NR yang diduga melakukan pencurian.

Tampak terlihat dilokasi TKP, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya bersama Kapolsekta Kedaton, Kompol Handak Prakasa Qalbi. Keduanya, menanyakan kepada beberapa perawat yang ada di Ruang Mawar RSUAM.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya melakukan cek TKP, yakni untuk mengetahui situasi TKP dan mencari beberapa saksi.

“Inikan baru cek TKP, nanti baru akan dilakukan olah TKP. Untuk hasilnya, NR mencuri empat buah alat suntik dan beberapa obat di Ruang Mawar,”kata Dery, Kamis (21/7/2016) sore.

Diberitakan sebelumnya, pihak RSUAM memergoki terduga pencurian berinisal NR diduga oknum anggota DPRD Bandarlampung sedang mengambil peralatan kesehatan, berupa obat-obatan dan bebrapa alat suntik di salah satu ruangan bedah wanita “Ruang Mawar” di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Kamis (21/7/2016) dinihari.

Oknum yang diamankan tersebut, diduga sebagai salah satu anggota legislator dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Aksi pencurian NR, diketahui oleh Sri Manurung salah satu perawat RSUAM, lalu teriak karena melihat ada orang yang tidak dikenal mengambil oabt-obatan dan alat suntik.

Petugas keamanan (Satpam) RSUAM, mengejar dan menangkap NR saat berusaha melarikan diri. Selanjutnya pihak RSUAM, menyerahkan NR ke Mapolsekta Kedaton.