Beranda News Anakidah Hasil Rekaman CCTV: Tiga Istri dan Anak Toni Sapujagat Terlibat Jual Beli...

Hasil Rekaman CCTV: Tiga Istri dan Anak Toni Sapujagat Terlibat Jual Beli Narkoba

500
BERBAGI
barang buki narkoba yang disita dari rumah Toni Sapu Jagat,

Zainal Asikin |Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Dari hasil rekaman CCTV (Closed Circuit Television) yang disita Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung pada saat penggrebekan hingga terjadi baku tembak dari rumah gembong narkoba Toni Sapu Jagat (47) Menggala, Kabupaten Tulangbawang, terlihat jelas bahwa tiga orang istri dan anak Toni Sapujagat terlibat dalam ativitas jual beli sabu sabu tersebut.

Direktur Reserse Nakoba Polda Lampung, Kombes Pol Edi Swasono mengatakan, dari dalam isi rekaman CCTV  (Closed Circuit Television) tersebut, terlihat jelas kondisi dan aktivitas yang ada di dalam rumah tersangka gembong narkoba, Hartoni alias Toni Sapujagat (47) tersebut, bahwa ketiga istri dan anak Toni Sapujagat ikut berperan melayani para pembeli barang haram tersebut.

Menurut Edi, terekam jelas bahwa aktivitas jual beli barang tersebut terbuka lebar di rumah tersebut. Selain itu, dalam CCTV tersebut sebagian besar aktivitas yang dilakukan tersangka dan keluarganya adalah jual beli narkoba.

“Jadi sudah seperti dijual bebas saja, istri dan anak Toni yang melayani pembelinya dan anak nya yang masih kecil itu juga sudah pasti terlibat, “ tegas Edi, Senin (2/3).

Edi menjelaskan, dalam rekaman CCTV itu juga terlihat saat dilakukan penggerebekan oleh petugas Direkktorat Narkoba Polda Lampung dan dibantu oleh Polres Tulang Bawang dirumah tersebut, Toni Sapujagat saat itu sedang berada dilantai dua rumah miliknya. Dalam kesehariannya, Toni Sapujagat selalu membawa senjata api jenis FN tersebut.

“Saat akan ditangkap, Toni Sapujagat berada dilantai diatas rumah, kemudian tersangka pergi kesamping rumah dengan membawa senjata api organik jenis FN nya itu, “ terang Edi.

Menurut Edi, aktivitas jual beli barang haram tersebut, dilakukan dilantai 1 rumah dan yang melayani para pembeli narkoba dilakukan oleh ketiga istri dan anaknya yang masih masih dibawah umur. Sementara, Toni Sapujagat yang meracik barang haram tersebut dan sekaligus menggunakan narkoba di lantai dua rumah itu (ruangan karaoke).

Dengan hasil rekaman sementara rekaman CCTV, kata Edi, ketiga istri tersangka Toni Sapujagat akan segera dilakukan pemanggilan dan diperiksa. Selain itu juga, untuk mengetahui harta milik Toni Sapujagat yang diduga hasil dari pencucian uang diduga diatasnamakan nama orang lain.

“Untuk mengenai hartanya, Itu akan segera disita juga, karena diduga adanya tindak pidana pencucian uang. Selain itu, petugas akan mengejar orang yang diduga kakak Toni Sapujagat yang bekerja di sebuah Sekolah Dasar sebagai penjaga sekolah. Diduga orang tersebut, ikut serta mengedarkan narkoba yang dikhawatirkan mengedarkannya di anak-anak sekolah tempat dia (kakak tersangka) bekerja tersebut,”tandasnya.

Berita Terkait: Gembong Narkoba asal Menggala Mati Ditembak