Beranda Hukum Kriminal Hasil Uji Lab BBM Oplosan Keluar Besok, Polda Lampung Segera Tentukan Tersangka

Hasil Uji Lab BBM Oplosan Keluar Besok, Polda Lampung Segera Tentukan Tersangka

506
BERBAGI
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Aswin Sipayung saat diwawancarai terkait diamankannya ribuan liter BBM diduga oplosan di Mapolda Lampung, Jumat 25 Mei 2018.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Aswin Sipayung saat diwawancarai terkait diamankannya ribuan liter BBM diduga oplosan di Mapolda Lampung, Jumat 25 Mei 2018.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, mempercepat proses uji sampel laboratorium Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga oplosan yang diamankan pada Minggu 20 Mei 2018 lalu. Hal tersebut dilakukan, untuk dapat segera mengetahui hasilnya dan juga penetapan status tersangka dalam perkara tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol Aswin Sipayung mengungkapkan, percepatan uji sampel lab BBM diduga oplosan yang diamankannya beberapa hari lalu di salah satu gudang penyimpanan di Bandarlampung, yakni untuk menentukan status tersangka dalam kasus BBM oplosan tersebut.

“Selain dari keterangan saksi dan alat bukti, ada juga ahli dari migas. Jadi intinya dari migas dulu yang menentukan minyak yang disita ini bagus atau tidak, kalau ternyata hasilnya bagus ya tidak bisa dilanjutkan perkaranya. Jadi sekarang ini, kami belum tahu kwalitasnya,”ujarnya saat ditemui di Mapolda Lampung, Selasa 29 Mei 2018.

BACA: Polda Lampung Sita 10 Ribu Liter Pertalite dan Pertamax Oplosan

Oleh sebab itu, mantan Kapolres Belawan ini mengaku, hingga saat ini pihaknya belum menentukan status tersangka dari keempat orang yang sempat diamankan pada saat dilakukan penggrebekan.

“Keempatnya masih berstatus saksi, karena kami masih menunggu alat bukti hasil uji laboratorium tersebut. Untuk hasil uji lab yang dilakukan oleh Pertamina Palembang, rencanya baru akan keluar Rabu besok,”ungkapnya.

Kemudian saat ditanya mengenai keberadaan mobil truk tangki pengangkut BBM diduga oplosan bernomor 063 PJG dengan nomor polisi BE 9230 CU yang sudah tidak terparkir lagi di halaman depan Mapolda Lampung, Kombes Pol Aswin Sipayung mengaku, kalau mobil tersebut sudah dititipkan di rumah penyimpanan benda sitaan negara (Rupbasan) Bandarlampung.

“Mobilnya sudah kami titipkan ke Rupbasan, ya supaya lebih aman dan juga tidak rusak,”ucapnya.

Diketahui sebelumnya, petugas Subdit I Industri Perdagangan dan Investasi (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, mengamankan 10.000 bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax diduga oplosan dari salah satu gudang penimpunan BBM yang ada di wilayah Kota Bandarlampung, pada Minggu 20 Mei 2018 lalu.

Dalam penggrebekan itu, selain menyita ribuan liter BBM diduga oplosan, polisi juga mengamankan empat orang dan menyita satu kendaaran tangki Pertamina kapasaitas isi 8. 000 liter dengan plat nomor polisi BE 9230 CL . Selain itu juga, ada puluhan jeriken berisi BBM yang turut disita dari dalam gudang penimpunan BBM tersebut.

Penggrebakan tersebut dilakukan, setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat adanya BBM yang tak sesuai standar, karena pengolahannya dilakukan di sebuah gudang dan bukan di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).

Loading...