Beranda News Nusantara Heboh Sunda Empire atau Kekaisaran Sunda

Heboh Sunda Empire atau Kekaisaran Sunda

396
BERBAGI
Seorang pria paro baya memberikan pengarahan kepada anggota Sunda Empire. | Foto: Facebook

TERASLAMPUNG.COM — Setelah heboh Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, kini muncul kehebohan baru di dunia maya dengan tersebarnya foto-foto dan video tentang Kekaisaran Sunda atau Sunda Empire.

Sejak Kamis, 16 Januari 2020, tersebar pula foto-foto anggota Sunda Empire dari screenshot pemilik akun Facebook Renny Khairani Miller yang diduga anggota Sunda Empire.

Di screenshot unggahannya, Renny yang terlihat mengenakan pakaian “kebesaran kekaisaran Sunda” itu menulis:

“SUNDA EMPIRE-EARTH EMPIRE.
Dalam menyambut Indonesia baru yg lebih makmur dan sejahtera, dgn system pemerintahan dunia yg dikendalikan dari koordinat 0.0 di Bandung sebagai Mercusuar Dunia. Masa pemerintahan Dunia yg sekarang akan segera berakhir sampai dgn tgl 15 Agustus 2020 . Mari kita persiapkan diri kita utk menyongsong kehidupan yg lebih baik dan sejahtera . Agar kita tdk menjadi budak di negera sendiri dan hidup hanya utk membayar tagihan yg terus naik dan biaya hidup yg terus melambung tinggi apalagi biaya pendidikan anak yg tidak gratis, setelah itu kita tua dan mati, terus pikniknya kapan???….”

Sementara dalam unggahan video akun Facebook atas nama Rano Arma, terlihat seorang pria paro baya dengan postur tubuh tegap sedang berbicara panjang lebar tentang Sunda Empire. Lokasi syuting diduga kawasan perguruan tinggi negeri di Jalan Setiabudi, Bandung.

Isi pembicaraannya terkesan rancu. Dari isi ucapan pria yang mengenakan baret itu, video diduga dibuat pada 2018. Pria itu sepertinya memberikan semangat para anggota kekaisaran tentang akan datangnya kejayaan Kekaisaran Sunda pada tahun 2020.

Dalam video yang berdurasi 2 menit 23 detik yang beredar di dunia maya itu, pria  yang memakai pakaian seragam biru tua dengan topi baret layaknya pasukan kemiliteran itu terlihat berapi-api dan sangat percaya diri.

Viral Kekaisaran Sunda atau Sunda Empire di Bandung | Foto: Istimewa

Pria berkumis itu menegaskan tentang keyakinnanya terhadap Sunda Empire.

“Setelah Nagasaki jatuh maka negara yang pertama kali didirikan itu Vatikan pada 15 Agustus tahun 1945. Vatikan kemudian mendirikan negara Inggris, Amerika, British seluruhnya. Tahun 2020 berakhir, sebelum ada itu berakhir maka kita persiapkan dari sekarang 2018, 2019, 2020 tidak bisa tidak, harus kita siapkan, di mana setiap orang akan memperpanjang negerinya. Atau kalau tidak, mereka akan berhutang sampai dunia kiamat,” katanya.

“Kita bisa mengampuni sistem penggunaan aset-aset bumi asal mereka datang ke Bandung mendaftarkan diri kepada sistem imperium dunia namanya Kekaisaran Sunda, Kekaisaran Matahari, begitu….”

“Jadi kesadaran kita berkumpul di sini hanya menunjukan ke siapa saja di muka bumi, bahwa kalian tidak perlu mencari siapa, tidak perlu China, tidak perlu Amerika, tidak perlu Inggris. Kamu datang ke Bandung. Kalau tidak, semua uang dikunci, di tutup. Kalian akan menambah utang untuk 75 tahun berikutnya itu tidak mungkin, karena angka agraris undang-undang terhadap tanah hanya berlaku 75 tahun, angka agraris 1870 itu hanya berlaku pada suatu kingdom yang bukan freeland 75 tahun…” 

“Artinya state Amerika di bawah kingdom, artinya Koloni Brunai di bawah state, artinya republik di bawah koloni. Itu harus disadari bahwa setiap negara tidak sama levelnya. Kalau republik 5 tahun sekali Pemilu, kalau koloni 15 tahun sekali laporan pertanggungjawaban, state 35 tahun sekali, kalau kerajaan 75 tahun sekali, empire sampe dunia kiamat,” kata pria tersebut, sambil disambut tepukan tangan dari orang-orang yang berada di sekelilingnya.

Polda Jawa Barat kini sedang menyelidiki terkait kehebohan Sunda Empire.

“Sedang diteliti oleh Polda. Ini banyak orang stres di Republik ini, menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah. Ternyata ada orang yang percaya, juga menjadi pengikutnya,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,  di Gedung BPK Perwakilan Jawa Barat, Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, Jumat 17 Januari 2020.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengimbau warga Jawa Barat untuk tidak mudah percaya kabar yang belum pasti.

banyak orang stres di Republik ini, menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah. Ternyata ada orang yang percaya, juga menjadi pengikutnya,”kata dia.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengaku pihaknya sedang turun ke lapangan untuk menelusuri keberadaan Sunda Empire-Earth Empire.

“Kami sudah terima informasi tersebut. Kami sedang melakukan pendalaman dengan kasus terkait Sunda Empire-Earth Empire,” ujar Erlangga, Jumat (17/1/2020).

TL/Dewira

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaPKS: Kenaikan Harga Gas 3 Kg Berpotensi Langgar Undang-undang
Artikel berikutnyaBhinneka Life Gelar Roadshow Agency Kick Off 2020 di 8 Kota
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya