Beranda News Lampung Heboh Virus Corona, Masyarakat Lampung Diimbau Tetap Tenang

Heboh Virus Corona, Masyarakat Lampung Diimbau Tetap Tenang

389
BERBAGI
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang, Lampung, Marjunet Danue, menjelaskan kesiapan Pelabuhan Panjang menangkap penyebaran virus corona.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang, Lampung, Marjunet Danue, menjelaskan kesiapan Pelabuhan Panjang menangkap penyebaran virus corona.

TERASLAMPUNG.COM — Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang, Lampung, Marjunet Danue, mengimbau agar masyarakat Lampung dapat tenang dan jangan panik atas adanya virus corona.

Untuk mengantisipasi virus corona, menurut Marjunet, jajaran dinas kesehatan Pelabuhan Panjang dan Dinkes Provinsi Lampung sudah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten / kota.

“Kami melakukan cegah tangkal menjaga pintu masuk bandara Raden Inten II dan pelabuhan laut Panjang dan Teluk Semangka. Dipintu masuk sudah dipasang alat pendeteksi suhu tubuh selama 24 jam. Kami dari KPP deteksi awal dipintu masuk lakukan pemantauan suhu 24 jam di pelabuhan laut Panjang dan Teluk Semangka,” katanya, Selasa, 28 Januari 2020.

Marjunet mengatakan, pihaknya kini fokus di Pelabuhan Panjang sebagai lalu lintas kapal pelabuhan internasional. Sebab, selama ini di Pelabuhan Panjang banyak kapal yang datang dari China, Australia, Amerika Latin, Singapura, dan Malaysia . Karena kapal kapal itu banyak krunya sekitar 22 orang. Mereka ini resiko tinggi juga menularkan.

“Fokus utama kami a lebih pada pelabuhan panjang karena mereka ada pelayaran langsung ke luar negeri . Kami akan melakukan pemeriksaan di zona karantina kalau ditemukan ada yang sakit kami akan evakuasi dan kalau menolak kami akan tegas untuk menolak kedatangan kru kapal tersebut,” kata dia.

Menurutnya, sejak  1 Januari 2020 kedatangan kapal dari China hanya 2 kapal dengan kru  sekitar 50 orang.

“Belum ada kru atau penumpang asal China yang datang ke Lampung ada tanda tanda kena virus corona,” kata Marjunet.

Marjunet mengatakan Bandara Radin Inten II  juga memiliki risiko tinggi dari kemungkinan penyebaran virus corona. Sebab, katanya, masa inkubasi virus corona tergolong cepat, yaitu hanya 14 hari.

“Di sini sulitnya melakukan pengawasan dipintu masuk bandara karena masa inkubasi tersebut,” katanya.

“Disarankan pada masyarakat Lampung apabila tidak urgent betul disarankan jangan ke luar negeri dulu. Bila terpaksa bepergian ke China, bawalah masker yang bisa tutup mata plus handsanitaser,” imbuhnya.

Tips lain, kata Marjunet: jika di  luar negeri hindari keramaian, hindari item item panel yang sering dipegang orang, misalnya, handle pintu; hindari menutup bersin dan batuk dengan tangan. pastikan juga masakan lauk ikan dan daging matang 100 persen.

“Jaga kondisi tubuh agar selalu bugar dengan olahraga teratur dan jangan merokok,” tambahnya.

Mas Alina Arifin

Loading...