Beranda News Nasional Heli TNI AD Jatuh di Sleman, 3 Kru Tewas

Heli TNI AD Jatuh di Sleman, 3 Kru Tewas

44
BERBAGI
Helikopter milik TNI AD jatuh menimpa rumah Parno, warga di Dusun Kowang RT 1/RW 1 Desa Taman Martani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (08/07/2016) sore. Foto: Instagram

TERASLAMPUNG.COM — Helikopter milik TNI AD bernomor HA-5073 jatuh di Desa Kowang, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (08/07/2016) sore sekitar pukul 15.35 WIB dan menimpa rumah warga.

Tiga dari lima penumpang heli  tewas dalam peristiwa itu. Saat helikopter menimpa rumah, pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. Diyakini, korban adalah kru pesawata.

Sementara itu, Kapentak Lanud Adi Sucipto Mayor Sus Giyanto menyebutkan,

“Heli mengangkut enam orang penumpang. Saat ini korban sudah dilakukan perawatan di RS Bhayangkara Polda DIY,” katanya, Jumat sore.

Parno (45), pemilik rumah yang kejatuhan heli TNI AD, mengaku sangat kaget ketika mendengar kabar  rumahnya tertimpa helikopter TNI AD.

“Saya sedang di luar rumah, sedang cari rumput untuk ternah,” katanya.

Ia mengaku khawatir nasib anak dan istrinya. Untungnya, semuanya selaamat. Meski begitu, salah satu  anaknya ada luka ringan terkena pecahan genting.

Parno mengaku, saat dirinya mencari rumput di rumahnya ada istri, dua anak dan seorang cucu.

“Semuanya selamat. Istri saya dilarikan ke rumah sakit karena masih syok,” katanya.

Akibat kejadian yang menewaskan 3 dari 5 penumpang heli tersebut, rumah Parno mengalami rusak pada bagian belakang yang berisi dapur dan kamar mandi. Atap rumahnya juga rusak berat.

Parno mengungkapkan, sebenarnya dirinya mendengar gemuruh seperti suara pesawat terbang rendah dan kemudian ada ledakan. Ia sama sekali tidak menyangka suara tersebut berasal dari sebuah heli yang menimpa rumah tinggalnya.

“Jadi pas cari rumput dengar suara pesawat terbang rendah, lalu ada suara ledakan,” imbuh Parno.

Parno tak menyangka kalau ada helikopter yang jatuh kemudian. Dia tetap mencari rumput.