Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Hendak Dikonfirmasi Soal Dana Bantuan KB Rp12 Miliar, Pejabat DPPKB Lampura Ngacir

Hendak Dikonfirmasi Soal Dana Bantuan KB Rp12 Miliar, Pejabat DPPKB Lampura Ngacir

340
BERBAGI

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi– Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Lampung Utara, FR memilih ‘kabur’ saat hendak dikonfirmasi sejumlah wartawan terkait dana pengelolaan BOKB Lampung Utara tahun 2018 dan 2019 sebesar Rp12 miliar yang diduga  ‘bermasalah’, Selasa (23/6/2020).

Kejadian ini berawal saat wartawan Teraslampung.com, Lampungtoday.com dan FSTV hendak menemui Kepala DPPKB, Sutikno,  untuk mempertanyakan seputar pengelolaan Bantuan Operasional KB (BOKB) tahun 2018 dan 2019 yang disinyalir ‘bermasalah’.

Salah seorang bawahan Sutikno mengaku Sutikno  tidak ada di ruangan. Lantaran dikabarkan tidak ada di ruangan. Para wartawan pun kemudian mencoba menemui FR. Hal ini dikarenakan pengelolaan BOKB dikabarkan dikelola oleh FR.

Pintu ruangan FR terlihat tertutup rapat. Meskipun diketuk beberapa kali, sama sekali tidak ada respons. Para wartawan kemudian mencoba memasuki ruangan di sebelah ruangan FR untuk mencari tahu keberadaan FR.

Di dalam ruangan terlihat dua pegawai perempuan yang sedang duduk santai. Salah seorang wartawan mempertanyakan apakah FR ada di ruangan atau tidak. Salah seorang perempuan yang ada di ruangan itu menjawab bahwa FR tidak ada di ruangan.

Lantaran tidak pernah bertemu sama sekali dengan FR, pihak media percaya saja. Menariknya, setelah salah seorang wartawan membuka akun Facebook FR, ternyata salah seorang perempuan yang ada di dalam ruangan itu mirip dengan FR.

Para wartawan kembali mendatangi yang bersangkutan untuk memastikan apakah salah seorang perempuan itu adalah orang yang mereka cari. Kepada awak media, perempuan yang persis dengan pemilik akun Facebook itu ngotot tidak mengaku bahwa dia adalah FR.

“(Saya) Bukan (FR),” kelit dia.

Para wartawan kemudian mencoba meminta nomor ponsel FR kepadanya untuk memastikan apakah perempuan itu benar – benar FR atau bukan. Perempuan yang mirip FR itu berkelit dengan menyarankan agar wartawan  meminta nomor FR kepada pegawai yang lain saat dimintakan nomor ponsel FR.

“Coba minta nomornya sama yang lain,” kata dia.

Sayangnya,orang di ruangan itu tidak ada seorang pun yang mau membenarkan bahwa yang ada di dalam ruangan tersebut adalah FR. Tak punya pilihan lain, pihak media terpaksa balik kanan. Tak lama berselang, perempuan yang mirip dengan FR itu terlihat buru – buru meninggalkan ruangan dengan menumpang sepeda motor rekannya.

Ketika para wartawan mencoba bertanya tentang sosok FR kepada salah seorang pegawai Pemkab Lampura dengan menunjukkan foto FR di akun Facebook FR, pegawai Pemkab Lampung Utara itu membenarkan bahwa itu memang FR.

“Ya, itu memang FR,” kata dia.

Para wartawan hendak melakukan konfirmasi FR terkait pengelolaan BOKB Lampung Utara tahun 2018 dan 2019 yang totalnya mencapai Rp12 miliar yang diduga  ‘bermasalah’.

BOKB ini diperuntukan untuk pelbagai kegiatan. Di antaranya biaya operasional penyuluh, bahan bakar minyak/gas, transportasi, akomodasi, uang saku dan narasumber.

Dugaan ‘bermasalahnya’ pengelolaan BOKB ini berawal dari keterangan sejumlah pegawai UPTD KB dan salah seorang Kepala UPTD. Mereka mengaku tidak pernah menerima anggaran untuk kegiatan – kegiatan tersebut.

Belum jelas kenapa FR mesti berusaha menghindar saat hendak dikonfirmasi para wartawan. Tidak jelas pula kenapa ia harus kabur alias ngacir dengan cara mengelabui para wartawan.

Loading...