Beranda Hukum Kriminal Hendak Kabur, Dua Pencuri Sepeda Motor Asal Lampung Timur Babak Belur Dikeroyok...

Hendak Kabur, Dua Pencuri Sepeda Motor Asal Lampung Timur Babak Belur Dikeroyok Massa

529
BERBAGI
l SW (27) dan IN (22), warga Lampung Timur yang sempat dihajar massa di Desa Karangpucung, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan (Foto: Ist)
l SW (27) dan IN (22), warga Lampung Timur yang sempat dihajar massa di Desa Karangpucung, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan (Foto: Ist)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Berusaha kabur untuk membawa sepeda motor curian, dua pencuri sepeda motor asal Lampung Timur babak belur dihajar massa di Desa Karangpucung, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, Minggu (17/5/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.

Untungnya nyawa kedua pelaku dapat diselamatkan, setelah diamankan oleh tokoh masyarakat desa setempat dan diserahkan ke petugas Polsek Katibung beserta barang bukti yang disita.

Kedua pelaku curanmor yang ditangkap oleh massa itu adalah berinisial SW (27) dan IN (22), keduanya merupakan warga Desa Waway Karya, Lampung Timur.

Menurut keterangan warga setempat, Suwandi (43) mengatakan, kedua pelaku curanmor itu, mencuri sepeda motor Honda Beat warna putih BE 6174 OC milik Sopyansah (18) yang diparkirkan didepan rumah korban di Dusun Sumberjaya, Desa Karangpucung.

“Saat beraksi, kedua pelaku mengendarai motor Honda Vario. Satu pelaku menunggu diatas motor dan satu pelaku lagi yang mengeksekusi motor korban,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin (18/5/2020).

Pada saat kejadian, kata Wandi sapaan akrabnya, korban sedang berada di dalam rumah. Aksi kedua pelaku tadinya terbilang mulus, ketika beberapa meter keduanya berusaha membawa kabur motor hasil curiannya aksi kedua pelaku diketahui korban dan saat itu juga korban teriak minta tolong dan teriakan didengar warga setempat.

“Jadi aksi pelaku diketahui sama korban, spontan saja korban langsung teriak. Warga yang mendengar, langsung lari mengejar kedua pelaku yang berusaha kabur,”ungkapnya.

Karena sudah terkepung dan jalan keluar desa juga sudah diblokade sama warga, akhirnya kedua pelaku curanmor tersebut berhasil ditangkap. Karena geram dengan ulah pelaku, saat itu juga massa langsung menghajar kedua pelaku hingga babak belur. Beruntung nyawa pelaku dapat diselamatkan, setelah diamankan oleh tokoh masyarakat desa.

“Kedua pelaku bonyok-bonyok karena dihajar massa. Karena massa yang datang saat itu semakin ramai, tokoh masyarakat desa membawa kedua pelaku ke kantor desa Karangpucung,”bebernya.

Pada saat di kantor desa, lanjut Wandi, emosi massa kembali sempat tersulut karena dari kedua pelaku tersebut ditemukan sebilah badik dan kunci letter T. Namun emosi massa bisa ditenangkan oleh Kepala Desa dan para tokoh masyarakat desa.

“Taklama berselang, petugas dari Polsek Katibung datang kelokasi dan langsung mengamankan kedua pelaku dari amukan massa bersama barang bukti yang disita,”pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Katibung, Iptu Wido Dwi Arifiya Zaen saat dikonfirmasi teraslampung.com melalui ponselnya membenarkan, pihaknya telah mengamankan dua pelaku curanmor yang sempat dihakimi massa di Desa Karangpucung pada Minggu petang kemarin. Selain pelaku, turut diamankan juga bukti dua unit sepeda motor jenis Honda Beat dan Vario, satu buah kunci letter T dan sebilah badik.

“Ya benar, kedua pelaku berinisial SW (27) dan IN (22), warga Lampung Timur tersebut sempat dihakimi massa. Keduanya, saat ini sudah diamankan di Mapolsek Katibung berikut barang bukti,”ungkap mantan Kanitdik 2 Satreskrim Polres Tulangbawang ini.

Kedua pelaku tersebut, kata mantan alumnus Akpol 2013 ini, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan mendalam guna penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap adanya dugaan TKP lain yang dilakukan kedua pelaku.

“Hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku pernah melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Sidomulyo. Yang jelas, saat ini kami masih kembangkan kasusnya,”jelasnya.