Beranda Seni Sastra Hendri Setiadi Luncurkan Novel #Kawanlama

Hendri Setiadi Luncurkan Novel #Kawanlama

341
BERBAGI
Diskusi peluncuran novel "#Kawanlama" karya Hendri Setiadi

TERASLAMPUNG.COM — Wartawan Lampung, Hendri Setiadi (Hendri STD) meluncurkan novel #KAWANLAMA (baca tagar kawan lama) di sebuah kafe di Bandarlampung Senin (11/2).Menurut Hendri, novel pertamanya ini ditulis berdasarkan kegamangannya dalam hidup sebagai seorang wartawan.

“Proses ide dasar pembuatan novel #KAWANLAMA ini muncul 13 tahun yang lalu. Saya mulai mengerjakan 6 bulan, dan alhamdulillah selesai dalam tempo 4 bulan,” katanya.

“Novel ini muncul karena kegamangan dalam hidup ini, kehidupan berlari kencang saya harus ikut lari tapi sesampainya kehampaan yang didapat, bekerja dari pagi hingga sore dan akhirnya aktifitas sosial dengan tetangga jadi kurang hangat,” ungkap Hendri STD yang juga pemilik media online Netizenku.com.

Peluncuran Novel #KAWANLAMA itu menghadirkan pembicara Fitri Restiana seorang penulis dan Juwendra Asdiansyah jurnalis dan pemilik media serta editor novel itu Adian Saputra.

Fitri Restiana mengomentari novel tagar kawan lama layak mendapat pujian dari mulai tampilan sampul buku serta alur ceritanya.

“Sampul ini sederhana tapi begitu lihat langsung suka, juga ceritanya bikin penasaran. Baca novel ini nggak bisa disambi selalu, karena pastinyaakan menimbulkan rasa penasaran,” ujarnya.

Sedangkan Juwendra Asdiansyah mengagumi seorang Hendri STD yang mampu menulis sebuah buku yang tebalnya 445 halaman, hanya kelemahannya ada sedikit salah ketik.

“Saya memberikan apresiasi buat seorang yang mampu menulis sebuah buku apa pun genrenya. Di novel ini sayangnya masih ada salah ketik (typo) ini sebenarnya tidak boleh terjadi baik itu buku, berita kita harus bisa berteman dengan huruf,” ungkapnya.

Sedangkan editor novel itu Adian Saputra mengaku tidak mengalami kesulitan saat melakukan proses editing novel #KAWANLAMPA.

“Secara narasi tidak begitu sulit menyuntingnya karena naskahnya sudah baik. Naskahnya itu bercerita kehidupan sehari-hari sebagai seorang reporter di lapangan,” jelas Adian.

Dandy Ibrahim

Loading...