Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Herman HN Berharap Warga Bandarlampung tidak Ragu Divaksin Covid-19

Herman HN Berharap Warga Bandarlampung tidak Ragu Divaksin Covid-19

131
BERBAGI
Walikota Herman HN photo bersama dengan Ketua DPRD Wiyadi, Kapolresta Kombespol Yan Budi usai penyuntikkan vaksin Covid-19.

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Herman HN mengharapkan masyarakat Kota Bandarlampung tidak ragu lagi untuk menerima suntikan vaksin Covid-19 karena sudah banyak dicontohkan oleh beberapa pejabat.

“Bagi masyarakat yang belum menerima suntikan vaksin Covid-19 saya minta jangan takut ini sudah banyak contoh. Hari ini yang divaksinasi itu Ketua DPRD, Kapolresta, Kajari ada juga dari pelayanan Disdukcapil, pelayanan pendapatan dan tenaga kesehatan (Nakes),” jelasnya usai menyaksikan pemberian suntikan vaksin Covid-19 di depan Gedung Satu Atap, Jumat 15 Januari 2021.

Dia berharap setelah vaksinasi ini merata masyarakat Kota Bandarlampung menjadi sehat dan pandemi Covid-19 di kota ini bisa menurun.

“Vaksin ini membuat kekebalan tubuh kita dari virus Covid-19. Mudah-mudah pandemi Covid-19 di sini menurun yang sekarang cukup tinggi ini dan masyarakat juga jangan bimbang dan ragu vaksin ini untuk kekebalan tubuh kita semua,” katanya.

Herman HN sendiri tidak termasuk orang yang menjadi prioritas divaksin mengingat usianya yang sudah di atas 60 tahun.

Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi menjalani vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Pemkot Bandarlampung, Jumat (15/1/2020).

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandarlampung, Wiyadi juga menegaskan vaksinasi ini adalah program pemerintah jangan takut dan khawatir sebab sebelum vaksinasi ada proses wawancara oleh tenaga medis tentang riwayat penyakit.

“Kita harus mensukseskan vaksinasi ini . Terutama bagi masyarakat yang masih ragu vaksinasi ini aman dan sudah mendapatkan izin BPOM dan Kehalalan dari MUI, jadi tidak ada lagi berita- berita Hoax di luar sana jika vaksinasi tidak aman untuk masyarakat,” katanya, usai menjalani vaksinasi Covid-19.

Wiyadi meyakinkan bahwa disuntik vaksin itu tidak sakit. Ia juga yakin tidak ada efek samping yang mengkhawatirkan akibat vaksinasi Covid-19.

“Sebelum di vaksinasi kita juga kan di wawancara dulu oleh tenaga medis apakah ada riwayat penyakit atau tidak,” katanya.

Proses penyuntikkan vaksin Covid-19 ke beberapa pejabat itu dilaksanakan di ruang terbuka di depan Gedung Satu Atap (satap), yang pertama menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac itu Ketua DPRD Wiyadi, disusul Kapolresta Kombespol Yan Budi kemudian Kepala Bappeda Khaidarmansyah.

Dandy Ibrahim