Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Herman HN Imbau Warga Bandarlampung tidak Buang Sampah Sembarangan

Herman HN Imbau Warga Bandarlampung tidak Buang Sampah Sembarangan

248
BERBAGI
Kapolda bersama walikota mengumpulkan sampah di Pantai Sukaraja.

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Herman HN mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai/kali.

“Kalau buang sampah di kali akan mengakibatkan di laut juga akan banyak sampah, mudah-mudahan ke depan masyarakat Bandarlampung lebih sadar membuang sampah pada tempatnya,” katanya usai Apel Bersama Deklarasi Hari Peduli Sampah Nasional ke 14 Kamis (21/2) di pantai Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung.

Pantai Sukaraja yang meriupakan bagian dari Teluk Lampung bertestur cekungan menjadikan pantai itu tempat berkumpulnya sampah-sampah.

Walikota Herman HN mengungkapkan untuk membersihkan pantai itu pihaknya melakukan pembersihan dalam waktu dua atau tiga bulan sekali.

“Pantai ini tidak mungkin bersih total karena ini cekungan akhirnya menjadi tempat kumpulnya sampah dari mana-mana.”

“Kami melakukan pembersihan pantai ini dua atau tiga bulan sekali, kami punya 200 personil untuk membersihkannya ada dari BPBD, Lingkungan Hidup dan PU,” jelasnya.

Pernyataan walikota itu diakui Rahmat warga Sukaraja, menurutnya jika musim penghujan dan angin kencang sampah-sampah menumpuk di pantai Sukaraja.

“Waktu itu sudah dibersihin pake exavator, gak lama ya dateng lagi sampah-sampah. Apa lagi dimusim hujan sama musim angin tengah sampah dari laut numpuknya di sini,” jelas Rahmat.

Pada bagian lain Direktur Walhi Lampung Hendrawan mengatakan penyelesaian sampah di pesisir harus terencana, berkelanjutan implementasinya.

“Gak bisa insidentil ke gini bersihin sampah di pesisir terutama di Sukaraja ini, gak lama sampah itu dateng lagi.”

“Harus ada perencanaan yang matang dan berkelanjutan implementasinya serta dukungan kebijakan,” katanya.

Walhi pernah menawarkan program sokli pesisir kemudian jaring-jaring penangkal sampah di laut.

“Kami pernah memberi masukan ke pemkot untuk membentuk sokli pantai, diberi fasilitas perahu dan dibayar sesuai dengan pegawai honorer. Kami sudah siapkan orang-orangnya,” jelas Hendrawan.

Dandy Ibrahim

Loading...