Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Herman HN: Proyeksi APBD Bandarlampung 2020 Sebesar Rp3,5 triliun

Herman HN: Proyeksi APBD Bandarlampung 2020 Sebesar Rp3,5 triliun

211
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Pemkot Bandarlampung memproyeksikan besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 sebesar Rp3,5 triliun. Menurut Walikota Herman HN, dari dana sebesar itu untuk belanja tidak langsung Pemkot Bandarlampung menargetkan sebesar Rp1.227 miliar (Rp1,2 triliun lebih) sedangkan belanja langsung Rp1.696 miliar.

Dengan proyeksi anggaran sebesar Rp3, 5 triliun, itu artinya  mengalami peningkatan sebesar 15,04 persen atau Rp398 miliar dibanding 2019.

“Banyak biaya pembangunan dibanding biaya pegawai dengan rincian 41,99 persen belanja tidak langsung dan 58,01 persen belanja langsung, ” jelasnya dalam rapat paripurna DPRD Kota Bandarlampung dengan agenda penyampaian Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2020, Senin 7 Oktober 2019 di ruang sidang paripurna dewan tersebut.

Herman HN mengatakan total pendapatan daerah Kota Bandarlampung tahun 2020 diproyeksikan sebesar Rp3.049 milyir. (Rop3 triliun lebih) atau mengalami peningkatan sebesar Rp398 miliar lebih(15,04 persen) dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp2,651 miliar.

“Strategi yang dilakukan untuk pejibgkatan pendapatan daerah tahun 2020 antara lain efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendapatan daerah, peningkatan SDM di bidang pendapatan,” katanya.

“Selain itu, mengoptimalkan pendapatan asli daerah baik dari pajak daerah juga retribusi dengan basis data dan sistem informasi yang tepat dan akurat salah satu upayanya dengan pemasangan tappingbox pada objek pajak restoran, hotel, hiburan dan parkir,” jelas Walikota Herman HN.

Selanjutnya, Permendagri nomer 33 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah tahun 2020. Kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follow program dengan cara memastikan hanya program yang benar-benar bermanfaat yang dialokasikan.

“Untuk belanja kegiatan prioritasnya antara lain, meningkatkan pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan untuk menpercepat pencapaian target SDG’s, pemantapan pelayanan infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan memperhatikan tata ruang,” ujarnya

“Meningkatkan perekonomian daerah dengan cara mengembangkan sektor strategis dan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan pelayanan publik yang bersih, transparan, akuntabel juga partisipatif,” kata Herman HN.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Bandarlampung pada rapat paripurna melantik tiga anggota dewan yang tidak dapat mengikuti pelantikan sebelumnya dikarenakan sedang melaksanakan ibadah haji.

“Berdasarkan ketentuan pasal 156 ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, menyatakan kabupaten/kota yang berhalangan mengucapkan sumpah/janji bersama-sama. Maaka mengucapkan sumpah/janji akan dipandu oleh pimpinan DPRD kabupaten/kota,” jelas Wiyadi.

Yang diambil sumpah dan janji dalam rapat paripurna dewan dengan agenda pengambilan sumpah anggota dewan susulan itu yaitu Irpan Setiawan (PDIP) Abdul Malik (PAN) dan Abdul Salim (PAN).

Dandy Ibrahim