Beranda Hukum Kriminal Herman Mencuri Dua Mobil Mantan Majikanannya karena Sakit Hati

Herman Mencuri Dua Mobil Mantan Majikanannya karena Sakit Hati

70
BERBAGI
Kasat Reskrim Polresta Bandarlmpung, Kompol Dery Agung Wijaya saat mengintrogasi tersangka Herman otak pelaku pencurian dua unit mobil di rumah majikannya.

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Tersangka pencurian, Herman (25) mangkui, bahwa dirinya yang telah mencuri dua unit mobil milik korban Hartono mantan majikannya. Alasan dirinya melakukan pencurian, karena sakit hati digaji kecil saat masih bekerja sebagai sopir pribadi korban.

“Saya sakit hati sama korban, saat bekerja sebagai sopir saya hanya digaji Rp 1 juta/perbulannya. Apalagi kerjanya mulai dari pagi, siang dan smapai malam, kok gajinya hanya segitu melulu,”ujar Herman dihadapan petugas dan awak media, Rabu (10/8/2016).

Dikatakannya, merasa tidak betah dan sakit hati, ia memutuskan untuk berhenti bekerja sebagai sopir pribadi, pada 2014 lalu. Untuk membalaskan rasa sakit hati itu, ia merencanakan pencurian dan mengajak ketiga rekannya untuk mencuri mobil di rumah mantan majikannya tersebut.

“Mobil Kijang Inova milik korban, sengaja saya taruh di rumah dan rencananya memang mau saya jual,”ucapnya.

Menurutnya, baru terjual hanya bumper mobilnya saja, tapi yang menjual ketiga rekannya. Dari penjualan bumper itu, Ia hanya mendapatkan bagian uang sebesar Rp 150 ribu dan uangnya sudah habis dipakai untuk beli rokok.

Sementara untuk mobil Mitsubishi Strada milik korban, ia mengaku tidak mengetahui keberadaan mobil tersebut. Karena yang membawa mobil tersebut, ketiga rekannya yang belum tertangkap.

“Saya tidak tahu dibawa kemana mobilnya sama mereka, memang mobil itu mau dijual,”ungkapnya.

Tim Resmob Polresta Bandarlampung, menangkap Herman (25) otak pelaku pencurian mobil milik korban Hartono. Polisi menangkap tersangka di rumahnya di Jalan Yos Sudarso, Telukbetung Selatan, pada Selasa (9/8/2016).

Pada saat dilakukan penangkapan, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka Herman dengan timah panas di kakinya, karena berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap.

Dari penangkapan tersangka, disita satu unit mobil Kijang Inova warna hitam plat nomor B 2684 JV milik korban yang belum sempat dijual oleh tersangka. Sedangkan untuk mobil Mitsubishi Strada belum ditemukan, karena mobil tersebut dibawa kabur ketiga tersangka yang masih buron.

Loading...