Beranda Iklan Advetorial Herwan Mega Gantikan M. Yusrizal Sebagai Wakil Ketua DPRD Lampung Utara

Herwan Mega Gantikan M. Yusrizal Sebagai Wakil Ketua DPRD Lampung Utara

797
BERBAGI
Pimpinan sidang paripurna DPRD Lampung Utara dengan agenda PAW dan pengangkatan Herwan Mega sebagai Wakil Ketua II DPRD Lampung Utara

KOTABUMI–‎Posisi Wakil Ketua II DPRD Lampung Utara yang ditinggalkan oleh M. Yusrizal akhirnya mulai bertuan. Posisi M.Yusrizal kini digantikan oleh kader Partai Demokrat lainnya, Herwan Mega melalui sidang paripurna istimewa DPRD Lampung Utara di gedung DPRD, Jumat sore (25/5/2018).

Diketahui, M.Yusrizal terpaksa mengundurkan diri dari posisi unsur pimpinan DPRD sebagai salah satu persyaratan untuk maju sebagai calon Wakil Bupati Lampung Utara dalam Pemilihan Bupati pada 27 Juni 2018 mendatang. Dalam Pilbup kali ini, M.Yusrizal bergandengan dengan mantan Bupati Zainal Abidin.

Terlihat hadir dalam prosesi sakral tersebut, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Sena Adhiwitarta, Sekretaris Kabupaten Lampura, Samsir, dan sejumlah petinggi Pemkab serta 27 anggota DPRD.‎

Prosesi Pengambilan Sumpah Herwan Mega

‎Dalam sidang yang dipimpin ‎oleh Ketua DPRD Lampura, Rachmat Hartono itu berbarengan dengan pengambilan sumpah Romli yang menjadi anggota DPRD untuk menggantikan M.Yusrizal untuk sisa masa keanggotaan 2014 – 2019.

Proses pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotabumi, Arif Hakim Nugraha. Pelaksanaan pelantikan PAW terhadap Romli, merujuk pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung nomor: G/257/B.01/HK/2018 tanggal 14 Mei 2018. Sementara pengangkatan Herwan Mega berdasarkan SK Gubernur Lampung nomor : G/268/B.01/HK/2018 tanggal 18 Mei 2018.

“Keberadaan lembaga DPRD ‎sangatlah penting karena merupakan perpanjangan tangan suara rakyat,” kata Samsir membacakan sambutan Pelaksana Tugas Bupati, Sri Widodo yang berhalangan hadir.

‎Legislatif dan Eksekutif merupakan satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan karena harus menghasilkan kebijakan – kebijakan yang diharapkan dapat bermuara pada kesejahteraan rakyat.

“Posisi unsur pimpinan ‎sangat strategis karena ia menjadi jembatan penghubung antara Pemkab dengan DPRD. Mari kita perkuat hubungan baik yang telah terjalin sebagai modal untuk membawa daerah yang kita cintai ini maju dan sejahtera di masa datang,” ajaknya.

ADVETORIAL

Loading...