Beranda News Pelayanan Publik Hingga Mei 2014, PLN Lampung Rajin Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir

Hingga Mei 2014, PLN Lampung Rajin Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir

526
BERBAGI
Iustrasi pemadaman listrik bergilir

Isbedy Stiawan ZS|Teraslampung.com

Bandarlampung, Teraslampung.com – PT PLN Distribusi Lampung kembali melakukan pemadaman listrik bergilir di Bandarlampung dan Lampung Selatan, Jumat (25/4) mulai pukul 19.00 hingga pukul 23.30 WIB.

Di Bandarlampung, pemadaman terjadi di kawasan Kalibalok atau kawasan Hotel Nusantara Jl Soekarno Hatta, Perumdam, Sukarame, Jalan Antasari, Wayhalim, Way Kandis. Sedangkan Lampung Selatan dimulai dari Jatimulyo, Perum Permata Asri, hingga Pasa Karanganyar.

Pemadaman di Lampung Selatan juga mulai pukul 19.00 Jumat (25/4), namun untuk daerah Jatimulyo kembali hidup pada pukul 21.30. Sedangkan Karanganyar, khususnya Perum Permata Asri, Kecamatan Jati Agung, Lampung Sekatan, padam hingga pukul 23.30 WIB.

Pemadaman listrik ini disebabkan PT PLN Persero Wilayah IV Sumbagsel, tengah mengganti kawat SUTT. Diperkirakan pemadaman bergilir ini hingga Mei mendatang.

Sebelumnya, pemadaman listrik bergilir terjadi sepanjang Februari-Mart 2014. Ketika itu, hasil pantauan Teraslampung.com, memang membuktikan bahwa mesin pembangkit listrik di Tarahan, Lampung Selatan  sedang rusak dan satu mesin sedang overhoul. Selain itu, mesin pembangkit kistrik di Sibalang aktif.

Ketika itu dua hari diberitakan Teraslampung.com, empat mesin yang ada di dua pembangkit listrik teesebut lembali aktif, dan pemadaman bergilir tidak lagi terjadi.

“Sekarang PLN kambuh lagi, sudah beberapa kali ini pemadaman kembali terjadi. Artinya PT PLN tidak profesional. Mestinya penggantian kabel SUTT sudah direnanakan sejak tahun lalu dan tidak harus memadamkan listrik bergilir,” kata Riki, warga Permata Asri Blok I.

Dikatakan Fiki, beberapa hari lalu di komplek ini juga terjadi pemasaman listri, tapi hanya sampai pukul 21.00 lebih. “Tapi kali ini hampir 5 jam,” ujar Riki kesal.

Sayangnya petinggi PT PLN di Lampung kerap mengoper tanggung jawab tiap kali ada protes dari konsumen atau permintaan konfirmasi dari wartawan terkait alasan pemadaman aliran listrik.

“Bukan tanggung jawab kami, tapi coba anda tanya ke bagian distribusi, mereka yang bisa menjawab,”  kata salah satu petinggi PLN Tanjungkarang kepada teraslampung.com, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:Warga Lampung Sudah Bosan Dengar Alasan PLN