Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Hujan Deras, 135 Rumah di Kalibalau Bandarlampung Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Hujan Deras, 135 Rumah di Kalibalau Bandarlampung Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

251
BERBAGI
Banjir di Kelurahan Kalibalau, Kedamaian,Bandarlampung, Selasa malm (9/2/2016)

Zainal Asikin |Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandarlampung pada Selasa (9/2/2016), sebanyak 135 rumah dari empat lingkungan yang berada di Jalan Ridwan Rais, Gang H. Rasid, Kelurahan Kalibalau, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung terendam banjir setinggi 1,5 meter. Banjir tersebut, diakibatkan karena debit air sungai yang berbatasan dengan rumah warga telah melebihi kapasitasnya.

Menurut keterangan Camat Kedamaian, Anthoni Irawan saat ditemui dilokasi banjir mengatakan, dari keempat lingkungan, Kelurahan Kali Balau yang terendam banjir setinggi 1,5 meter mulai dari RT 03 LK I sebanyak 70 rumah, RT 10 LK III sebanyak 17 rumah, RT 3 LK II sebanyak 30 rumah, dan RT 1 LK I sebanyak 18 rumah.

Menurutnya, rumah-rumah warga yang terendam banjir, diakibatkan karena talut sungai dengan ketinggian hampir 3 meter tidak dapat menampung debit air. Karena hujan deras, yang hampir seharian mengguyur sebagian wilayah di Kota Bandarlampung.

“Jadi air dari sungai itu sudah penuh, akibatnya air sungai masuk kedalam rumah-rumah warga,” kata Anthoni, Selasa (9/2) malam.

Anthoni menuturkan, meski sudah adanya sumur biopori, banjir masih bisa terus terjadi di wilayah tersebut setiap tahunnya. Selain itu juga, karena semakin berkurangnya daerah resapan. Menurutnya, banjir yang mengakbibat ratusan rumah warga di Kelurahan Kali Balau, disinyalir kiriman dari wilayah Kemiling dan Labuhanratu sebab aliran sungai melintasi daerah tersebut.

“Ya bisa dikatakan, banjir ini merupakan kiriman. Karena sungai ini juga, arusnya dari Kemiling, melewati Labuhanratu, Wayhalim, dan Kedamaian. Kami bersyukur, banjir kali ini tidak separah seperti pada tahun sebelumnya,”ungkapnya.

Akibat banjir ini, kata Anthoni, belum mengetahui mengenai berapa total kerugian yang dialami oleh warganya. Sebab, pihak dari BNPB, kepolisian, dan warga sekitar masih melakukan evakuasi warga lainnya yang masih terjebak di dalam rumah.

“Total kerugiannya masih belum kami perhitungkan, kami masih konsentrasi dengan evakuasi warga yang masih berada di dalam rumah terjebak banjir. Warga yang sudah dievakuasi, lalu ditampung di Masjid Nurul Huda,”jelasnya.

Pantauan dilokasi banjir, puluhan petugas dari BNPB dan Kepolisian, melakukan evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir di Kelurahan Kali Balau, Kedamaian. Puluhan petugas tersebut, mengevakuasi warga menggunakan perahu karet. Selain itu juga, petugas menyelamatakan beberapa barang berharga milik warga.

Loading...