Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Hujan Sebentar, Warga Kelurahan Lebak Budi Kebanjiran

Hujan Sebentar, Warga Kelurahan Lebak Budi Kebanjiran

600
BERBAGI
Banjir di wilayah Lebak Budi, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Minggu petang (26/3/2017).

BANDARLAMPUNG.COM — Malang betul nasib warga Kelurahan Lebak Budi, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung. Tiap musim penghujan tiba, banjir selalu mengintai kawasan ini.

Yang terjadi pada Minggu petang (26/3/2017) misalnya. Meskipun hujan hanya sekitar dua jam turun di Bandarlampung, air sungai yang melintasi Kelurahan Lebak Budi meluap dan measuk ke halaman rumah warga. Ketinggian air di sekitar rumah warga mencapai satu hingga satu setengah meter,

“Alhamdulillah dikasih banjir lagi. Di sini sudah dua kali banjir pada tahun ini. Di depan ruimah saya ketinggian air mencapai satu meter, sedangkan di belakang rumah satu setengah meter,” kata Ferdi Gunsan warga Kelurahan Lebak Budi, Minggu petang.

Ferdi mengaku banjir di wilayah Lebak Budi akibat luapan air suingai yang mengalir dari wilayah Sukadanaham.

“Ada baiknya Pemkot Bandarlampung mulai mengkaji kenapa selalu terjadi banjir di Lebak Budi dan beberapa kawasan lain di Bandarlampung. Dan, jangan lupa, seharusnya Pemkot Bandarlampung menghentikan memberikan izin pembanguna perumaga di atas bukit,” katanya.

BACA: Hujan Deras, 135 Rumah di Kalibalau Bandarlampung Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Sebelumnya, pada 5 Mei 2014 lalu banjiir lumayan besar juga melanda kawasan Lebak Budi. Saat itu banjir yang disebabnya mampetnya saluran air ketinggiannya satu meter lebih.

Selain Lebak Budi, banjir juga terjadi di sejumlah wilayah di Kota Tapis Berseri. Antara lain di Way Halim dan Kelurahan Kedamaian.

BACA JUGA: Menambang Bukit, Menghancurkan Ekologi Kota Bandarlampung

Loading...