Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan HUT Ke-50 Desa Margorejo, Plt Bupati Lamsel Buka Pergelaran Wayang Kulit

HUT Ke-50 Desa Margorejo, Plt Bupati Lamsel Buka Pergelaran Wayang Kulit

1
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Pelaksana Tugas Bupati Lampung Selatan hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Desa Margorejo, Kecamatan Jati Agung, di Lapangan Margorejo, Selasa malam, 10 September 2019. Pada kesempatan tersebut Nanang membuka pergelaran wayang kulit semalam suntuk.

Dalam arahannya Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengucapkan selamat ulang tahun kepada Desa Margorejo.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Desa Margorejo, semoga Desa Margorejo ini akan semakin maju, serta kedepan mampu memberikan peranan yang lebih besar lagi dalam proses pembangunan di Kecamatan Jati Agung khususnya dan di Kabupaten Lampung Selatan pada umumnya”, ujarnya.

Selain itu Nanang juga mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap perayaan HUT desa bisa menjadi kesempatan yang baik bagi seluruh warga masyarakat desa untuk saling bersilaturahmi.

“Ajang ini sekaligus sebagai salah satu bentuk rasa syukur dan terima kasih kita kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas segala keberkahan dan keselamatan bagi segenap warga desa”, imbuh Nanang.

“Peringatan Hari Ulang Tahun Ke 50 Desa Margorejo merupakan salah satu bentuk kegiatan selamatan, dimana dalam kegiatannya mempunyai ciri khas sendiri karena memiliki dimensi yang lebih luas, yang berkaitan erat dengan dimensi sosial dalam suatu desa tertentu”, pungkas Nanang.

“Wayang juga merupakan peninggalan budaya dari zaman para wali yang harus terus kita lestarikan keberadaannya, karena selain memiliki keindahan, juga memiliki nilai makna dan petuah kehidupan yang cukup tinggi”, tutur Nanang.

Nanang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya yang ada.

“Saya mengajak kepada segenap warga Desa Margorejo dan sekitarnya, serta masyarakat Kabupaten Lampung Selatan pada umumnya agar dapat terus menjaga seni budaya bangsa kita. Jangan sampai seni budaya wayang kulit ini punah karena banyaknya budaya luar yang masuk ke negeri kita serta ketidakpedulian generasi muda kita terhadap budaya bangsa,” tandasnya.

Terasdesa.co.id

Loading...