Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah HUT ke-71 RI, Satu Juta Bendera Merah Putih di Lampung Tengah Pecahkan...

HUT ke-71 RI, Satu Juta Bendera Merah Putih di Lampung Tengah Pecahkan Rekor MURI

135
BERBAGI
Target mengibarkan sejuta bendera pada Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2016 di Lampung Tengah tercapai.

TERASLAMPUNG.COM — Bupati Lampung Tengah, Mustafa, akhirnya bisa tesenyum setelah mimpinya untuk mewujudkan satu juta bendera berkibar di Lampung Tengah pada peringatan HUT ke-71 RI, 17 Agustus 2016, tercapai. Bukan sekadar mimpi itu terwujud, tapi satu juta bendera merah putih yang dibuat warga secara gotong royong itu juga memecahkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI).

“Alhamdulillah….. akhirnya (satu juta bendera) terwujud,” kata Mustafa, usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-71 Republik Indonesia, Rabu (17/8/2016).

Mustafa mengaku pengibaran satu juta bendera merupakan gerakan yang digelar dalam rangka membangun ruh semangat kebangsaan di kalangan masyarakat yang saat ini mulai pudar.

“Momen ini juga diharapkan menjadi pengingat para elit politik untuk kembali pada nilai-nilai perjuangan nasionalisme bangsa Indonesia,” katanya.

Soal sejuta bendera merah putih, Mustafa mengaku filososinya adalah karena Kabupaten  Lampung Tengah adalah bagian dari Indonesia.

“Kita juga ingin agar Lampung Tengah penting bagi Indonesia. Pembuatan dan pengibaran satu juta bendera ini menjadi bukti semangat kebangsaan dan nasionalisme dari Lampung Tengah untuk Indonesia,” kata dia.

Menurut Mustafa gerakan sejuta bendera juga bertujuan untuk merajut persatuan dan kesatuan masyarakat agar tidak mudah dipecah belah oleh pihak-pihak tertentu yang mengancam keutuhan bangsa.

Mustafa mengatakan Lampung Tengah merupakan miniatur Indonesia karena di Lampung Tengah terdapat berbagai macam suku dan budaya. Potensi ini tentunya harus dilestarikan dengan membangun kebersamaan dan rasa persaudaraan, sehingga menjadi kesatuan yang kokoh.

“Gerakan sejuta bendera secara tidak langsung mengajak warga untuk merasakan atmosfir semangat kemerdekaan dan rasa cinta tanah air. Mereka secara swadaya dan bergotong royong menjahit bendera sendiri. Dari sini warga terlibat langsung, dengan ini diharapkan akan lahir rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan, kekompakan dan rasa kesatuan, sehingga tidak ada lagi konflik atau gesekan-gesekan perpecahan masyarakat,”tandasnya.

Pada kesempatan itu ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi, begitu juga dengan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan gerakan satu juta bendera dari Lampung Tengah untuk Indonesia.

“Mudah-mudahan acara ini mampu menumbuhkan kekompakan, kebersamaan dan semangat cinta tanah air,” imbuh Mustafa.