Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara HUT ke-73 Lampung Utara, Bupati Agung Ajak Masyarakat Majukan Daerah

HUT ke-73 Lampung Utara, Bupati Agung Ajak Masyarakat Majukan Daerah

201
BERBAGI
Ketua DPRD Lampung Utara, Rachmat Hartono memberikan potongan tumpeng kepada perwakilan Pemprov Lampung dalam peringatan HUT ke-73 Lampung Utara.
Ketua DPRD Lampung Utara, Rachmat Hartono memberikan potongan tumpeng kepada perwakilan Pemprov Lampung dalam peringatan HUT ke-73 Lampung Utara.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Bupati Agung Ilmu Mangkunegara mengharapkan peringatan HUT ke-73 Lampung Utara dijadikan momentum untuk lebih merekatkan persatuan dalam membangun Lampung Utara. Dengan demikian, rasa saling memiliki akan lebih tertanam sehingga membuat laju pembangunan dapat terus terlaksana dengan baik.

“Saat ini, Lampung Utara terus dan akan terus berbenah. Mari jadikan peringatan hari jadi Lampung Utara sebagai momentum kebangkitan kita bersama dalam memajukan kabupaten ini,” ajak dia usai sidang paripurna istimewa HUT ke-73 Lampung Utara di gedung DPRD, Senin (17/6/2019).

Orang nomor satu di Lampung Utara ini mengakui bahwa jalan menuju tujuan mulia itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Perlu proses dan dukungan dari seluruh pihak terkait. Tanpa itu niscaya hal ini tak akan dapat terwujud.

“Kemajuan itu didapat melalui sebuah proses dan dukungan dari semua pihak. Kami minta semua pihak memberikan dukungan dan waktu supaya tujuan itu tercapai,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, suami Endah Kartika Prajawati ini juga tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada para pejuang, tokoh masyarakat, adat, dan lainnya yang selama ini telah berjuang dalam memajukan Lampung Utara.

“Terima kasih yang setinggi – tingginya wajib kita berikan kepada semua pihak atas dedikasinya selama ini dalam memajukan Lampung Utara,” urai bapak tiga anak ini.

‎‎Di tempat sama, Ketua DPRD, Rachmat Hartono menjelaskan secara singkat sejarah terbentuknya Lampung Utara. Pembentukan Kabupaten Lampung Utara dilakukan secara bertahap.

Cikal bakal terbentuknya Lampung Utara dimulai dari ‎awal masa kemerdekaan. Saat itu, berdasarkan UU RI Nomor 1 Tahun 1945, Lampung Utara merupakan wilayah administratif di bawah Karesidenan Lampung yang terbagi atas beberapa kawedanan, kecamatan dan marga.

Pemerintahan marga dihapuskan dengan Peraturan Residen 3 Desember 1952 Nomor 153/1952 dan dibentuklah “Negeri” yang menggantikan status marga dengan pemberian hak otonomi sepenuhnya berkedudukan di bawah kecamatan. Dengan terjadinya pemekaran beberapa kecamatan, terjadilah suatu negeri di bawah beberapa kecamatan, sehingga dalam tugas pemerintahan sering terjadi benturan. Status pemerintahan negeri dan kawedanan juga dihapuskan dengan berlakunya UU RI Nomor 18 Tahun 1965.

Berdasarkan UU RI Nomor 4 (Darurat) Tahun 1965, juncto UU RI Nomor 28 Tahun 1959, tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam Lingkungan Sumatra Selatan, terbentuklah Kabupaten Lampung Utara di bawah Provinsi Sumatra Selatan. Dengan terbentuknya Provinsi Lampung berdasarkan UU RI Nomor 14 Tahun 1964, maka Kabupaten Lampung Utara masuk sebagai bagian dari Provinsi Lampung.

“Melihat dari panjangnya sejarah pembentukan Lampung Utara, sudah sewajarnya kita selalu mendoakan para perintis supaya dapat diterima oleh Allah SWT sebagai amal soleh, suri tauladan untuk generasi penerus,” papar dia.‎

Sementara itu, Staf Ahli gubernur Lampung, Hanibal menuturkan bahwa pentingnya keselarasan antara program daerah, provinsi dan pusat. Dengan begitu, pelaksanaan pembangunan yang bertujuan untuk menyejahterakan rakyat akan dapat segera tercapai.

“Sinergitas antara kabupaten, provinsi dan pusat merupakan elemen penting yang harus tetap terjalin ‎dalam pelaksanaan pembangunan,” katanya.

Loading...