News  

Ibu Pembunuh Anak Kandung Dinyatakan Positif Alami Gangguan Jiwa

Beti memberikan keteangan kepada petugas kepolisian yang memeriksanya, Jumat (14/4/2017).
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Setelah sembilan hari dilakukan observasi kejiwaan, Beti Silvia Ningsing (23), pelaku pembunuhan anaknya sendiri Revan Adi Wijaya (1 tahun), petugas media RS Jiwa Kuruangan Nyawa menyimpulkan Beti mengalami gangguan jiwa. Petugas Polsek Tanjungan,  Lampung Selatan, menjemput Beti dari RS  Kurungan Nyawa, Rabu (26/4/2016) siang.

“Ya benar, Beti sudah dibawa petugas dari RSJ. Hasilnya, Beti dinyatakan dokter positif terindikasi mengalami gangguan jiwa,”ujarnya kepada teraslampung.com, Rabu (26/4/2017).

Hendy mengutarakan, pihaknya akan segera melengkapi berkas perkara Beti  dengan melakukan pemeriksaan tambahan meminta keterangan saksi ahli dari dokter. Pemeriksaan tersebut dilakukan, menyusul keluarnya surat hasil tes kejiwaan pelaku Beti yang menyatakan Beti positif mengalami gangguan jiwa.

“Setelah meminta keterangan ahli dari dokter dan berkasnya lengkap, kami akan segera menggelarkan kasusnya di Mapolres Lampung Selatan,”ungkapnya.

Sesuai dengan Pasal 44 KUHP, kata Hendy, perbuatan Beti tidak dapat dipertanggungjawabkan dan demi hukum perkaranya akan digugurkan. Hal tersebut, menjadi alasan polisi tidak melanjutkan perkara tersebut ke proses hukum. Dalam kasus tersebut, polisi akan mengeluarkan surat penghentian prooses perkara (SP3).

“Beti tidak ditahan. Setelah dilakukan gelar perkara, Beti akan dikembalikan ke pihak keluarganya,”terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Beti Selvia Ningsih (23) warga Dusun Rangai Barat, Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri bernama Revan Adi Wijaya yang masih berusia satu tahun secara sadis di dalam rumahnya, pada Kamis (14/4/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

Bocah nahas tak berdosa tersebut, tewas dengan luka menganga di leher akibat digorok dengan senjata tajam golok oleh ibunya. Namun belum diketahui penyebab pasti, Beti tega menghabisi nyawa putra kandungnya sendiri.

Peristiwa yang membuat geger kampung nelayan Desa Rangai Tritunggal, Lampung Selatan, tersebut kasusnya telah ditangani aparat kepolisian setempat. Ibu kandung korban, Beti diduga sebagai pelaku pembunuhan sudah diamankan di Mapolsek Tanjungan.

Selanjutnya untuk mengetahui kondisi kejiwaan Beti, aparat Polsek Tanjungan bersama Polres Lampung Selatan membawa Beti Silvia Ningsing (23) ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Desa Kurungan Nyawa, Gedong Tataan, Pesawaran, Selasa (18/4/2017).(RG)