Beranda Hukum Narkoba Ibu Rumah Tangga Ini Nekat Jualan Sabu di Warung Sembako

Ibu Rumah Tangga Ini Nekat Jualan Sabu di Warung Sembako

108
BERBAGI
Siti Sopiah diperiksa polisi, Rabu (3/5/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat menggrebek warung sembako yang disinyalir dijadikan tempat transaksi narkoba di Jalan Abdul Rahman, Kelurahan Sukajawa, pada Kamis (27/4/2017) lalu sekitar pukul 19.00 WIB. Dari hasil penggerebekan itu, polisi menangkap tersangka seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Siti Sopiah (27).

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono, mengatakan petugas menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Siti Sopiah, karena di warung tempat tersangka berjualan sembako tersebut menyimpan narkoba.

“Dari hasil penggeledahan tersebut, ditemukan barang bukti berupa dua paket sabu-sabu, dua sedotan plastik, satu buah timbangan elektrik dan telepon genggam,”ujarnya, Rabu (3/5/2017).

Dikatakannya, penangkapan tersangka Siti Sopiah berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa adanya pengedar narkoba di Jalan Abdul Rahman, Kelurahan Sukajawa.

“Dalam penyelidikan, petugas mencari target operasi (TO) berinisial SB, suami tersangka Siti,”ungkapnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah ini mengutarakan, petugas mendapatkan informasi di warung sembako SB sedang ada transaksi narkoba. Saat itu juga, petugas mendatangi lokasi yang dimaksud.

“Begitu sampai di tempat tersebut, SB melarikan diri. Petugas berupaya mengejarnya, tapi SB berhasil kabur meloloskan diri,”terangnya.

Di dalam warung tersebut, kata Harto, petugas hanya mendapati istri SB bernama Siti Sopiah. Petugas langsung melakukan penggeledahan, ditemukan dua paket sabu-sabu dan satu buah timbangan digital.

“Paket sabu-sabu tersebut, disimpan tersangka di dalam boneka anaknya. Barang haram tersebut, diakui Siti benar miliknya dan juga suaminya SB,”jelasnya.

Harto menuturkan, kasus tersebut masih dalam pengembangan, saat ini petugas masih mencari keberadaan SB diduga sudah sejak lama mengedarkan narkoba.,