Beranda News Nasional Idul Fitri 1436 Jatuh pada Jumat

Idul Fitri 1436 Jatuh pada Jumat

237
BERBAGI
Ilustasi

JAKARTA, Teraslampung.com — Pemrintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1436 H jatuh pada  Jumat, 17 Juli 2015. Keputusan penetapan Hari Raya Idul Fitri dilakukan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin setelah mendengar laporan posisi hilal yang disampaikan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Muhtar Ali, pada Sidang Isbat, di Kantor Kemenag, Kamsis malam (16/7/2015) sekitar pukul 18.50 WIB. 

“Mulai malam ini, kita sudah memasuki 1 Syawal 1436 H,” kata Menteri Agama.
 
Menurut Menag, hilal terlihat di Bukit Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, Bojonegoro dan Kepulauan Seribu.

Hadir dalam sidang isbath mewakili PBNU, Katib Aam PBNU KH Malik Madany dan Ketua LFNU KH Ghozalie Masroeri.

Dengan penetapan Idul Fitri 17 Juli 2015, maka ujar Menag, seluruh umat
Islam  merayakan Idul Fitri bersama. Menag juga menyampaikan ucapan
selamatidul fitri bagi seluruh umat Islam, kembali kepada jati diir
yanbg fitri.

Dalam laporannya dari sejumlah titik pemantauan hilal, Muhtar Ali menyampaikan bahwa hilal dilaporkan terlihat di empat titik dengan  posisi hilal di atas ufuk antara O derajat 3-4 menit. Di Gresik Jawa Timur 5 orang petugas rukyat dilaporkan melihat hilal, di Kepulaun Seribu  hilal dilaporkan terlihat oleh satu orang yang telah disumpah. Tanjung Kodok Lamongan hilal dilaporkan terihat oleh petugas yang telah disumpah, dan di Bojonegoro hilal dilaporkan terlihat. Degan demikian hilal hilal telah dilihat dibeberapa tempat oleh petugas rukyat dan telah disumpah oleh hakim pengadilan agama.

“Kepada pimpinan ormas dan umat Islam,  saya  meminta untuk merayakan malam takbir dengan tetap menjaga ketertiban dan harus denga spirit Idul Fitri,” kata Menteri Agama.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Dien Syamsuddin dalam penjelasannya, menegaskan bahwa sudah saatnya umat Islam memiliki kalender resmi dengan standar global yang bersifat universal dan bila ini dimiliki maka kontroversi perbedaan penetaan Idul Fitri bisa diatasi.

Loading...