Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Idul Fitri 2017, Pemuda Ansor dan Pemuda Katolik Dirikan Posko Mudik Kebhinekaan

Idul Fitri 2017, Pemuda Ansor dan Pemuda Katolik Dirikan Posko Mudik Kebhinekaan

221
BERBAGI
Kader GP Ansor Bandarlampung bersama Pemuda Katolik turut mengamankan arus mudik Lebaran 2017.

TERASLAMPUNG.COM — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Bandar Lampung bersama Pemuda Katolik Kota Bandarlampung mendirikan Posko Mudik Kebhinekaan untuk membantu kelancaran arus mudik Idul Fitri 1438 H.

“Ketika ketegangan mengatasnamakan agama dibangun sejumlah pihak, kami berupaya menyanggahnya dengan kegiatan kemanusiaan ini,” kata Ketua PC Ansor Bandarlampung, Agung Zawil Afkar didampingi Ketua Pemuda Katolik Bandar Lampung, Laurentius Wendy Santoso. di Bandarlampung, Sabtu (24/6).

Wendy mengaku, pihaknya dengan senang hati diajak terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Pihaknya menurunkan anak-anak muda Katolik dua hingga enam orang dalam sehari.

“Ansor berkomitmen dalam syiar, Islam itu Rahmatan Lil Alamin. Posko Kebhinekaan ini juga hasil bincang-bincang dengan penggiat Gusdurian Lampung yang juga Ketua PC GP Ansor Way Kanan sahabat Gatot Arifianto agar penghormatan atas perbedaan layak ditunjukkan pada publik yang hari ini dibombardir dengan pemahaman salah kaprah dengan kutipan hadist hingga ayat-ayat suci oleh pihak-pihak tertentu,” kata Agung.

Mulai Kamis (22/6), sejumlah anggota Pemuda Katolik Kota Bandar Lampung ikut berjaga di Posko Mudik tersebut. Selain Wendy, Romo Suroyo (Romo Roy) dan Romo Suryo Cahyono selaku Pembina Pemuda Katolik juga turut menyambangi Posko tersebut.

Pada kunjungan itu, mereka bertemu dengan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Lampung Hidir Ibrahim dan Kasatkorwil Banser Lampung Tatang Sumantri yang memantau Posko Mudik Banser.

“Lampung bagian dari Indonesia. Kami berharap di wilayah ini tidak panas seperti di Jakarta beberapa waktu lalu dan hingga hari ini. Ansor ingin memberi kontribusi positif dan pemahaman jika kebhinekaan itu takdir. Ada Lampung, Bali, Jawa, Sunda. Ada Asia, Eropa, Afrika. Kita tidak bisa memilih lahir sebagai suku mana atau bangsa mana. KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai guru kami telah menegaskan bahwa perbedaan itu ialah Rahmat,” ujar Hidir menambahkan.

Keberadaan Posko Mudik Kebhinekaan Pemuda Ansor dan Pemuda Katolik yang berada di jalan Soekarno-Hatta Km 10 Karang Maritim, Kecamatan Panjang ini cukup membantu pemudik ini terlihat dari ramainya pemudik yang mampir ingin beristirahat dan sholat.

TL/Igo Alam

Loading...