Beranda News Pilkada Serentak Ike Edwin – Zam akan ke DKPP dan Jalur Hukum

Ike Edwin – Zam akan ke DKPP dan Jalur Hukum

162
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Bandarlampung. Selain ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Ike-Zam juga akan mencari keadilan di DKPP dan jalur hukum pidana.

Langkah itu ditempuh Ike-Zam karena menilai banyaknya kejanggalan dalam hasil verifikasi faktual syarat dukungan untuk pasangan Ike-Zam yang dilakukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan diplenokan oleh KPU Bandarlampung pada Jumat lalu (21/8/2020).

Berdasarkan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan yang disampaikan 20 Ketua Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK), dari 45.222 dukungan perbaikan yang diverifikasi faktual, tercatat hanya 9.221 yang memenuhi syarat sementata 36.001 tidak memenuhi syarat.

Klaim berbeda disampaikan Ike Edwin. Mantan Kapolda Lampung itu mengaku punya data bahwa 26.077 dukungan untuk Ike-Zam memenuhi syarat.

Terkait hal itu, sejak dua hari lalu tim Ike-Zam terus mengumpulkan bukti-bukti terkait verifikasi faktual calon independen tahap II oleh KPU Bandarlampung.

Ike-Zam merasa dirugikan dengan adanya pengakuan KPU Bandarlampung bahwa pleno telah usai dilakukan, dan menyatakan pasangan Ike-Zam tidak lolos untuk mencalonkan diri pada Pilwalkot Bandarlampung 2020.

“Kami telah mengumpulkan semua bukti dari tim relawan di tingkat bawah, terutama bukti terkait jumlah dukungan riil yang memenuhi syarat atau MS,” ujar wakil ketua pemenangan Ike-Zam, Taufik Hidayatullah, Minggu (23/8/2020).

Selain itu, kata Taufik, tiga jalur akan mereka tempuh untuk berjuang supaya lolos menjadi pasangan calon pada Pilwalkot Bandarlampung 2020.

“Kami tetap optimistis dan yakin pasangan Ike-Zam lolos dan bisa mendaftar ke KPU sebagai calon. Selain itu, kami juga akan mengunakan tiga cara atau jalur untuk berjuang supaya lolos. Yakni ke DKPP, hukum pidana, dan sengketa pilkada,” katanya.

Untuk ke DKPP telah mereka layangkan surat dan bukti bukti, kata Taufik, sedangkan untuk sengketa pilkada, kemungkinan besok langsung mereka masukan surat.

Loading...