Beranda Hukum Kriminal Ini 17 Adegan yang Diperagakan Tersangka dalam Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber

Ini 17 Adegan yang Diperagakan Tersangka dalam Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber

512
BERBAGI
Adegan 11, tersangka Alfin Nadrian (24) menghujamkan pisau yang sudah dibawanya dari rumah kepada korban Syekh Ali Jaber saat dilakukan gelar rekonstruksi, Kamis (17/9/2020).
Adegan 11, tersangka Alfin Nadrian (24) menghujamkan pisau yang sudah dibawanya dari rumah kepada korban Syekh Ali Jaber saat dilakukan gelar rekonstruksi, Kamis (17/9/2020).

Zainal Asikin  | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Penyidik Polresta Bandarlampung menggelar rekonstruksi kasus penusukan pendakwah kondang dan kharismatik Syekh Ali Jaber, Kamis (17/9/2020) siang. Dalam reka adegan rekonstruksi tersebut, ada 17 adegan yang diperagakan tersangka Alfin Andrian.

BACA: Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Disebut Gila, Ini Kata Kapolresta Bandarlampung

Dalam rekonstruksi tersebut, polisi menghadirkan tersangka Alfin Andrian (24). Sementara untuk korban Syekh Ali Jaber, dalam reka adegan rekonstruksi diwakili oleh anggota kepolisian Polresta Bandarlampung. Selain itu juga, penyidik menghadir sejumlah saksi dalam gelar rekonstruksi tersebut.

Gelar rekonstruksi dilakukan di dua lokasi TKP, yakni di kediaman kakek tersangka di Jalan Tamin Gang Kemiri RT 07 Lk 01, Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Pusat dan di Masjid Falahuddin yang juga berada di lingkungan setempat.

Pantauan teraslampung.com di lokasi, tersangka Alfin Andrian (24) pelaku penusukan Syekh Ali Jaber tiba di lokasi rekonstruksi di Jalan Tamin Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat pada Kamis siang sekitar pukul 10.25 WIB.

Alfin Andrian (24) tersangka penusukan Syekh Ali Jaber mendapat pengawalan ketat petugas Satbrimob Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung saat dilakukan gelar rekonstruksi di lokasi TKP kedua di Masjid Falahuddin Jalan Tamin Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Kamis (17/9/2020).
Alfin Andrian (24) tersangka penusukan Syekh Ali Jaber mendapat pengawalan ketat petugas Satbrimob Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung saat dilakukan gelar rekonstruksi di lokasi TKP kedua di Masjid Falahuddin Jalan Tamin Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Kamis (17/9/2020).

Tersangka tiba di lokasi rekonstruksi menumpang kendaraan taktis Satbrimob Polda Lampung dan juga dengan pengawalan ketat anggota tim Satbrimob Polda Lampung bersenjata lengkap.

Para personel Brimob bersenjata Laras panjang tersebut, mengawal tersangka Alfin yang berkepala plontos dan mengenakan seragam tahanan oranye.

BACA: Ayah Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Mengaku Anaknya Pernah Dirawat di RSJ

Reka adegan pertama dilakukan penyidik Polresta Bandarlampung di kediaman kakek tersangka di Jalan Tamin Gang Kemiri RT 07 Lk. 01 Kelurahan Sukajawa disaksikan JPU Kejari Bandarlampung.

Di lokasi pertama tersebut, ada enam reka adegan yang dilakukan yakni mulai dari tersangka Alfin memeragakan adegan saat bangun tidur di lantai dua pukul 11.00 WIB saat kejadian penusukan, Minggu (13/9/2020), tersangka menuju ke kamar mandi dan tersangka membawa pisau dari dapur rumah kakeknya hingga tersangka berjalan keluar rumah menuju Masjid Falahuddin.

Kemudian reka adegan dilanjutkan di lokasi TKP kedua yakni di Masjid Falahuddin tempat tersangka menusuk korban Syekh Ali Jaber sekitar pukul 11.30 WIB. Pada reka adegan di Masjid Falahuddin, tersangka mendapat pengawalan ketat personel kepolisian gabungan dari Satbrimob Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung.

Saat reka adegan tersebut, dimulai dari kedatangan tersangka Alfin di depan Masjid Falahuddin dan berdiri di sisi kiri gerbang masjid, lalu masuk ke areal halaman masjid tempat lokasi acara Wisuda Hafiz Quran.

Dalam reka adegan itu juga, menampilkan saat tersangka Alfin mulai mengambil pisau yang terselip di pinggang kirinya, lalu tersangka berlari menuju ke panggung dan menghujamkan pisau yang sudah dibawa dari rumah ke arah korban Syekh Ali Jaber (diwakili personel kepolisian) yang saat itu sedang bersama santri Ade Putri dengan didampingi ibunya, Rosmiati.

Alfin Andrian (24), tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, saat menjalankan reka adegan penusukan Syekh Ali Jaber di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Kamis (17/9/2020).
Alfin Andrian (24), tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, saat menjalankan reka adegan penusukan Syekh Ali Jaber di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Kamis (17/9/2020).

BACA: Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Disebut Gila, Ini Kata Kapolresta Bandarlampung

Pada reka adegan saat terjadinya penusukan, yakni pada adegan ke 11 tertjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian pada reka adegan ke 11 (b) saat tersangka menusuk korban, saksi Dedi Juni yang berada dilokasi merekam kejadian itu melalui ponselnya dan langsung melakukan live streaming.

Pada adegan lainnya, tersangka diamankan oleh saksi Hari dan Adit dibantu oleh jamaaah lainnya. Lalu adegan lainnya, saat korban mencabut pisau yang masih menancap di lengan kanannya dan saksi Adit dan Hari menolong korban.

Ditampilkan juga adegan lainnya saat tersangka diamankan oleh saksi pengurus masjid dan diamankan di salah satu ruangan masjid, hingga akhirnya tersangka diserahkan ke petugas Polsekta Tanjungkarang Barat berikut barang bukti sebilah pisau disaksikan orangtua tersangka.

“Ada 17 reka adegan yang dilakukan tersangka Alfin saat rekonstruksi,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad didampingi Kapolresta Bandarlampung, Kombes pol Yan Budi Jaya kepada awak media saat ditemui usai digelarnya rekonstruksi di lokasi kejadian perkara, Kamis (17/9/2020).

Masjid Falahuddin di Jalan Tamin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung. Di masjid ini Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pemuda yang tinggalnya hanya ratusan meter dari lokasi pada Minggu petang (17/9/2020). Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin
Masjid Falahuddin di Jalan Tamin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung. Di masjid ini Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pemuda yang tinggalnya hanya ratusan meter dari lokasi pada Minggu petang (17/9/2020). Foto: Teraslampung.com/Zainal Asikin

Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan di dua TKP, lokasi rekonstruksi pertama ada sekitar enam adegan dilakukan di rumah kakek tersangka di Gang Kemiri RT 07 Lk. 01. Lalu beberapa adegan lainnya, dilakukan di tempat kejadian perkara yakni di Masjid Falahuddin Jalan Tamin, Kelurahan Sukajawa Tanjungkarang Barat.

BACA: Ini Alasan Syekh Ali Jaber Selamatkan Pelaku Penusukan dari Amukan Massa

“Ada dua TKP, pertama di rumah kakek tersangka yang juga menjadi tempat tinggal tersangka dan TKP kedua dilakukan di Masjid Falahuddin,”ujarnya.

Pendra mengutarakan, 17 reka adegan rekonstruksi yang dilakukan ini, berdasarkan dengan keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka, mulai dari kejadian hingga penetapan status sebagai tersangka.

“Dalam gelar rekonstruksi ini juga, disaksikan oleh penyidik dan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan negeri Bandarlampung,”ungkapnya.

Saat disinggung apakah ditemukan adanya fakta baru pasca dilakukan rekonstruksi, Pandra menegaskan, kegiatan rekonstruksi ini dilakukan sesuai dengan BAP.

“Jadi ini sesuai fakta hukum yang terjadi di lapangan, dan apa saja yang dilakukan oleh tersangka Alfin Andrian,”jelasnya.

Selain dilakukannya reka adegan rekonstruksi ini, kata mantan Kapolres Meranti Kepulauan Riau ini, penyidik sudah menyampaikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) serta Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2H) ke JPU Kejari Bandarlampung.

“JPU akan kawal kasus penusukan yang dilakukan tersangka Alfin ini, yakni mulai dari proses penyidikan hingga ke penuntutan. Yang jelas, semua tahapan kami lakukan berdasarkan scientific crime investigation,”tandasnya.

Ikuti informasi lengkap penusukan Syekh Ali Jaber di: Penusukan Syekh Ali Jaber

Loading...