Beranda Hukum Kriminal Ini Alasan Joko Mencuri dan Membunuh Kakak Iparnya Sendiri

Ini Alasan Joko Mencuri dan Membunuh Kakak Iparnya Sendiri

597
BERBAGI
Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono bersama Tim Tekab 308 Polsekta Tanjungkarang Barat saat membawa Joko Suwarno, tersangka pencurian dan pembunuhan terhadap korban kakak iparnya sendiri, Bejo, ke Mapolresta Bandarlampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Joko Suwarno (37), tersangka pencurian dan pembunuhan terhadap korban Bejo (48), mengaku tega menghabisi nyawa kakak iparnya karena dendam. Ironisnya, Joko mengaku pernah pernah tinggal di rumah korban setelah dirinya bercerai dengan istrinya.

Joko mengaku, dirinya dendam dengan kakak iparnya karena kakak iparnya telah mengingkari janji memberikan bonus uang dari hasil pengerjaan proyek bangunan yang dikerjakan bersama.

“Saya memang ada dendam dengan kakak ipar saya. Karena dendam itulah saya membunuhnya,”ucap Joko sembari meringis kesakitan akibat luka tembak di kedua kakinya , saat ekspos perkara di Mapolresta Bandarlampung, Sabtu (17/6/2017).

BACA: Pergoki Pencuri Satroni Rumahnya, Bejo Tewas Dihantam Kayu Balok

Menurut Joko,  kakak iparnya pernah janji bonus berupa uang akan diberikan jika pekerjaan bangunan rumah yang dikerjakan bersama sudah selesai.  Namun, kata dia, setelah pekerjaan bangunan rumah itu selesai dan ditunggu-tunggu bonusnya ternyata bonus uang yang dijanjikan tersebut tidak diberikan.

“Saya mau dikasih bonus uang sebesar Rp 500 ribu, tapi bonus uang itu tidak diberikan. Saya memang nggak suka dengan cara dia (korban), yang sudah membohongi saya,”jelasnya.

“Bukan hanya sekali saya dibohongi oleh dia (korban). Karena sering dibohongi dan sakit hati, sejak saat itulah saya memiliki dendam dengan kakak ipar saya,”imbuhnya.

BACA: Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Kemiling Roboh Ditembak Polisi

Sebagai pelampiasannya, awalnya ia akan mencuri di rumah korban. Melihat korban sedang tidur, ia langsung memukuli korban dengan balok kayu. Kemudian melihat korban sudah tidak berdaya lagi, ia masuk ke dalam kamar mencuri uang sebesar Rp 800 ribu.

Menurutnya, uang Rp 800 ribu yang dicuri dari rumah korban, sebagian uangnya telah digunakannya untuk bayar penginapan di hotel dan juga untuk makan selama kabur.

BACA: Kronologi Perampokan dan Pembunuhan Kakak Ipar di Kemiling

Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat dan Polresta Bandarlampung, berhasil meringkus Joko Suwarno (37), tersangka pencurian dan pembunuhan terhadap korban Bejo (48) di Jalan Mata Air, Kelurahan Pinang Jaya, Kemiling, Jumat (16/6/201) dinihari.

Polisi menangkap Joko, dengan cara memancing tersangka untuk menemui pacarnya di depan Minimarket di Tanjungbintang, Lampung Selatan, pada Jumat (16/6/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Karena berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap, petugas terpaksa melumpuhkan kaki tersangka dengan timah panas.

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa balok kayu kasau sepanjang 80 cm yang dipakai Joko untuk menghabisi nyawa korban. Lalu uang tunai Rp 273 ribu, satu buah celana jeans, kaos, kopiah, celana pendek, tas slempang, baju batik warna coklat, dompet, satu unit ponsel, potongan kuku tersangka, potongan celana dan kaos tersangka yang ada bercak darah korban, satu buah kain seprai dan bantal yang ada bercak darah korban.

Loading...