Beranda News Pilgub Lampung Ini Alasan KPU Tayangkan Debat Kandidat Pilgub Lampung TV Nasional

Ini Alasan KPU Tayangkan Debat Kandidat Pilgub Lampung TV Nasional

506
BERBAGI
Komisioner KPU Lampung, Sholihin

Dandy Ibrahim| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Debat kandidat Pilgub Lampung 2018 rencananya akan digelar tiga kali. Dua debat kandidat akan ditayangka stasiun televisi lokal, sedangkan satunya lagi akan ditayangkan televisi nasional.ananuadi rencanakan tiga kali. Satu kali menggunakan tv nasional dan dua sisanya tv lokal.

Rencanaya penayangan debat kandidat Pilgub Lampung lewat televisi nasional,kata komisioner KPU Lampung Sholihin, muncul ketika rapat koordinasi KPU di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Waktu kami rakor KPU Pusat meminta supaya ada debat kandidat yang disiarkan oleh tv nasional. Pertimbangan lainnya adalah daya pancar dengan disiarkannya acara debat kandidat secara nasional orang – orang Lampung yang berada di luar Lampung bisa menyaksikan,” kata Sholihin.

Informasi yang didapatkan Teraslampung.com, penayangan debat kandidat Pilgub Lampung di televisi nasional tidaklah murah.

Proposal yang ditawarkan oleh beberapa stasiun televisi nasional,misalnya, mematok angka Rp 1miliar hingga Rp 1,5 miliar.

Namun, KPU Lampung sudah punya plafon anggaran tersendiri. Untuk tiga kali debat kandidat, kata Shoihin, “hanya” menganggarkan delapan ratus juta rupiah.

Menurut Sholihin, KPU Lampung menyiasatinya dengan cara Rp250 juta untuk televisi nasional dan sisanya untuk televisi  lokal.

“Saya melihat KPU Jawa Tengah menggarkan 200 juta untuk debat. Nah, saya harapkan dengan dana yang KPU Lampung miliki kami (KPU lampung) bisa melaksanakan debat menggunakan televisi  nasional,” jelas Kepala Divisi Pengembangan SDM dan partisipasi masyarakat KPU Lampung itu.

Meskipun sudah ada kesepakatan di kalangan internal KPU Lampung, menurut Sholihin, tanggal pelaksanaan debat kandidatbelum bisa diumunkan. Alaannnya, belum jelasnya kesepakatan biaya untuk acara debat tersebut.

Sholihin mengaku pihaknya masih terus berupaya mengontak beberapa televisi nasional yang sudah mengajukan penawaran. Antara lain Metro TV, Kompas TV, CNN, dan MNC. Sementara untuk televisi lokal, KPU Lampung meminta mereka membuat konsorsium.

“Di konsorsium itu nantinya perlu ada kesepakatan. Misalnya televisi mana  yang menayangkan secara live (langsung) dan mana yang  siaran tunda (delay). Kami serahkan kepada mereka soal teknisnya. Yang jelas, kami punya anggaran segitu,” katanya.

Sholihin mengaku heran akhir-akhir ini banyak kritikan melalui media online dan media sosial terkait rencana penayangan debat kandidat Pilgub Lampung di televisi nasional.

“Sebab, seusai rapat kami meminta staf KPU Lampung untuk membagikan informasi rencana debat kandidat kepada semua liasion officer (LO) pasangan cagub dan cawagub. Saya minta kabag untuk men-share rencana debat kandidat ke semua LO melalui grup WhasApp dan semuanya menyambut baik. Tetapi tidak apa-apalah,  ramai di media berarti masyarakat sayang kepada kami,” ujarnya.