Ini Alasan P3K Lampura belum Kenakan Pakaian Seragam Putih – Hitam

  • Bagikan
Kepala BKPSDM Lampung Utara, Abdurahman menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja yang dilakukan oleh P3K, Rabu (3/3/2021).
Kepala BKPSDM Lampung Utara, Abdurahman, menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja yang dilakukan oleh P3K, Rabu (3/3/2021).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Meskipun telah ada aturan yang mengatur tentang pakaian dinas ‎harian (PDH) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), namun aturan itu sepertinya belum diterapkan sepenuhnya di lingkungan Pemkab Lampung Utara.

Para P3K diwajibkan untuk mengenakan pakaian dinas harian (PDH) kemeja putih dengan celana atau rok hitam. PDH dengan warna itu dikenakan selama tiga hari dalam sepekan. ‎Sayangnya, fakta di lapangan kerap ditemukan P3K yang tidak mengenakan PDH dengan warna putih dan hitam di hari – hari tersebut.

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Mulyadi Tohir membenarkan bahwa kebijakan tersebut belum diberlakukan oleh mereka. Inilah alasannya mengapa masih banyak P3K yang tidak mengenakan PDH dengan warna tersebut di hari – hari yang telah ditentukan.

“Untuk Pemberlakuan Permedagri Nomor 11 Tahun 2020 belum dilakukan karena ada penundaan,” kata dia, Senin (15/11/2021).

Ia menjelaskan, penundaan itu bukan berasal dari mereka, melainkan langsung dari pihak Kemendagri. Kebijakan untuk menunda hal itu disampaikan melalui surat edaran Menteri Dalam Negeri.

“Ada surat dari Mendagri langsung terkait penundaan itu kalau tidak salah ingat,” terangnya.

‎Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pakaian Dinas ASN dl lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemda, para P3K wajib mengenakan PDH dengan kemeja putih dan celana / rok hitam. PDH dengan warna itu dikenakan pada hari Senin sampai dengan Rabu.

Kebijakan ini dituangkan pada Bab IV ayat (2) ‎dalam aturan tersebut. Untuk hari Kamis dan Jumat, P3K wajib mengenakan PDH batik / tenun / lurik, dan atau khas daerah.

  • Bagikan