Beranda Politik Ini Alasan Rakhmat Husein Keberatan Fatikhatul dan Ali Sidik Lolos Seleksi Calon...

Ini Alasan Rakhmat Husein Keberatan Fatikhatul dan Ali Sidik Lolos Seleksi Calon Anggota Bawaslu

492
BERBAGI
Protes lolosnya dua calon anggota Bawaslu Lampung
Dr. Rudi (kiri) duduk di samping Rakhmat Husen (kanan) saat koordinator KRLUPB itu menunjiukkan bukti-bukti terkait keberatan lolosnya dua calon anggota Bawaslu Lampung, Fatikhatu; Khoiriyah dan Ali Sidik.

TERASLAMPUNG.COM — Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) mendatangi Tim Seleksi Calon Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, di Hotel Arinas, Bandarlampung, Jumat (18/8/2017) pagi. Mereka mempertanyakan lolosnya anggota Bawaslu periode sebelumnya, Fatikhatul Khoiriyah dan Ali Sidik.

Rakhmat Husein, Koordinator KRLUPB, mengajukan keberatan dua nama itu lolos proses rekrutmen calon  anggota Bawaslu Lampung 2017 -2022.

“Kami keberatan karena Fathikatul Khoiriyah dan Ali Sidik merupakan calon yang bermasalah. Saat pelaksanaan Pilgub Lampung 2014 lalu, keduanya melakukan pelanggaran berat lantaran telah membiarkan dan tanpa ada keputusan terjadinya politik gula-gula dalam Pilgub Lampung Tahun 2014.

BACA: Pascasidang DKPP, Fatikhatul Gantikan Nazarudin sebagai Ketua Bawaslu

“Padahal barang bukti berupa gula, saksi-saksi dan bahkan laporan form A1 dan A2 dari Panwaslu Kabupaten/Kota dan Panwascam seluruh Lampung telah menguatkan bahwa benar telah terjadi secara massif dan sistematis adanya politik gula-gula yang terjadi,” katanya.

Menurut Rakhmat Husein,  dalam putusan No. 25/DKPP-PKE-III/2014, DKPP memutuskan menerima pengaduan, dan menjatuhkan sanksi berupa peringatan kepada teradu 1 atas nama Nazarudin, Teradu II atas nama Ali Sidik, dan Teradu III atas nama Fathikatul Khoriyah selaku Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Lampung

“Setelah melalui proses persidangan DKPP mengeluarkan Putusan No. 25/DKPP-PKE-III/2014 yang memutuskan untuk menerima pengaduan, lalu menjatuhkan sanksi berupa peringatan kepada teradu 1 atas nama Nazarudin, Teradu II atas nama Ali Sidik, dan Teradu III atas nama Fathikatul Khoriyah selaku Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Lampung,” ungkapnya.

SIMAK: Sidang DKPP Terhadap Fatikhatul Dkk pada 2014

Rakhmat mengatakan, diakhir persidangan pembacaan putusan, Ketua DKPP menyatakan bahwa Bawaslu Lampung telah gagal melaksanakan fungsinya dalam pelaksanaan Pemilu/Pilkada.

“Maka bertalian dengan hal tersebut, kami meminta Timsel Bawaslu Lampung 2017 untuk mendiskualifikasikan pencalonan anggota Bawaslu Lampung 2017 atas nama Fathikatul Khoiriyah dan Ali Sidik demi terwujudnya Bawaslu Lampung yang jujur, kredibel, professional independensi, bermartabat, dan kehormatan akademik para Tim Seleksi,” tandasnya.

Menganggapi hal tersebut ketua Tim seleksi Bawaslu Lampung, Dr.  Rudi Lukman, mengapresiasi masukan yang diberikan KRLUPB.

“Kami juga butuhkan aspirasi masyarakat secara langsung untuk melaporkan segala bentuk hal yang tidak berkenan dihati rakyat tanpa harus melalui pihak ke tiga,” kata dosen Fisip Unila itu.

BACA: Dinilai tidak Independen, Bawaslu Lampung Dilaporkan ke DKPP

Meski begitu, Rudi mengatakan pihaknya tetap bekerja profesional dan sesuai aturan. Meloloskan atau tidak meloloskan peserta seleksi, kata Rudi, harus ada dasrnya yang kuat.

“(Untuk) Menghapus harus ada landasan, tapi saya salut mereka memberikan laporan lengkap beserta bukti dan menyerahkan video sidang,” katanya.

Terkait laporan tersebut, Rudi mengaku akan pihaknya akan mengirimkan surat ke Bawaslu RI untuk menanyakan status kedua peserta ujian tersebut.

“Yang pasti ada perlu yang ditambahkan, tindak lanjut itu harus ada catatan cuti dari pusat, jadi kita minta bukti yang banyak, agar bisa berjalan dengan adil dan tidak timpang,” katanya.

TL/ILS