Beranda Views Kisah Lain Ini Cerita “Horor” di Gedung DPRD Kota Bandarlampung

Ini Cerita “Horor” di Gedung DPRD Kota Bandarlampung

1335
BERBAGI
Gedung DPRD Kota Bandarlampung di Jl. Basuki Rahmat Bandarlampung

TERASLAMPUNG.COM — Gedung DPRD Kota Bandarlampung di Jalan Basuki Rahmat ternyata menyimpan banyak  cerita “horor”.Kisah horor itu hanya diketahui sedikit warga dan tidak seterkenal kisah misteri bekas “Rumah Kapal” di Jl. Rasuna Said Bandarlampung.

Cerita horor di Gedung DPRD yang bangunannya relatif masih baru itu selama ini hanya beredar di kalangan terbatas.Utamanya adalah kalangan personel Satuan Polisi Pamong Praja yang pernah bertugas di sana,

Yunus, anggota Sat Pol PP Bandarlampung, mengaku pernah mengalami sendiri ihwal cerita horor itu. Ia mengaku pernah mendengar peralawan pemancar air di kamar mandi (shower) dibanting, gerendel pintu dimainkan, dan kursi yang berjalan sendiri.

“Ketika saya lagi mandi dan sabunan,  tiba – tiba shower itu seperti ada yang membanting. Padahal, di kamar mandi itu hanya ada saya. Saya pun kemudian kabur,” kata pria yang sudah 6 tahun bertugas di kantor dewan itu.

Menurut Yunus, selain shower dibanting, masih ada beberapa pengalaman “seram” selama dia bertugas di kantor dewan itu.

“Saya pernah melihat wajah orang yang penuh koreng di depan gedung. Seram sekali….” ujarnya.

Bagian dalam Gedung DPRD Bandarlampung

Yunus juga mengaku ada salah satu kawannya (anggota Sat Pol PP) memboncengkan seorang perempuan dengan sepeda motor. Padahal, kawannya itu mengaku tidak memboncengkan siapa-siapa.

“Saya tanya siapa perempuan yang memakai rok hitam yang dibonceng dengan sepeda motor. Teman saya itu ngotot bahwa dia di bagian belakang sepeda motornya tidak ada siapa-siapa yang membonceng,” ujar Yunus.

Lain lagi cerita Sukirman. Anggota Sat Pol PP Bandarlampung ini mengaku pernah melihat pintu sekretaris dewan dan pintu ketua dewan tiba-tiba  terbuka dan tertutup sendiri.

“Kejadiannya pada malam hari. Pintu sekwan sama pintu ketua dewan itu kebuka ketutup sendir. Hendel pintu juga seperti ada yang memain-mainkan sehingga berbunyi,” katanya.

Selain pintu yang dimain – mainkan dia juga pernah melihat kursi berjalan sendiri.

“Di lantai dua saya lihat kursi itu jalan sendiri, saya liatin aja saya sih biasa aja sebab sejak muda saya jarang di rumah,” ujar Sukirman komandan regu (Danru) Pol PP di kantor Dewan.

Seorang petugas Pol PP yang enggan disebut namanya menceritakan bahwa dirinya  lebih sering mendengar suara – suara saja pada malam hari.

“Kalau lihat hantu di sini belum pernah. Tetapi kalau suara – suara yang aneh ya sering,” ujarnya.

Dandy Ibrahim