Beranda News Peristiwa Ini Isi Tas yang Diduga Berisi Bom di Masjid Jami’ Al Yaqin...

Ini Isi Tas yang Diduga Berisi Bom di Masjid Jami’ Al Yaqin Bandarlampung

547
BERBAGI
Tim Gegana Polda Lampung mengevakuasi tas yang diduga berisi bom dari Masjid Al Yaqin Jl Raden Intan Bandarlampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kabag Ops Polresta Bandarlampung, Kompol Sarpani mengatakan, petugas mendapatkan laporan adanya temuan tas diduga bom yang ditinggalkan seorang pria misterius di depan pintu masuk Masjid Jami’ Al Yaqin di Jalan Radin Intan, Tanjungkarang Pusat, Rabu (6/9/2017) sekitar pukul 04.30 WIB tersebut dari seorang penjaga masjid (marbot).

“Kami sudah lakukan olah TKP tadi dan meminta keterangan saksi, petugas penjinak bom (Jibom) dari SatBrimobda Lampung sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan mengevakuasi tas diduga bom,”ujar Sarpani saat ditemui di lokasi TKP, Rabu (6/9/2017).

Dari hasil evakuasi dan penyelidikan, kata mantan Kapolsekta Telukbetung Selatan ini, temuan tas diduga bom di dalam Masjid Jami’ Al Yaqin bukanlah bahan peledak berbahaya bom. Meski demikian, pihaknya tetap waspada untuk mengantisipasi sesuai dengan SOP agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Hasilnya, isi dalam tas itu hanya berisi pakaian, gunting, pisau dapur, sarung, alas tikar serta kacamata. Untuk identitas pemiliknya, tidak ditemukan di dalam isi tas tersebut,”terangnya.

Dikatakannya, pihaknya menduga, pria pemilik tas yang sempat terekam oleh kamera CCTV tersebut, lupa membawa tasnya setelah ditaruh di depan pintu masuk Masjid tersebut.

“Untuk rekaman CCTV-nya akan kami periksa dan analisa terlebih dulu, hal ini untuk memastikan agar tidak ada persepsi yang tidak pas terkait dengan maslah tersebut,”ungkapnya.

Selanjutnya, kata Sarpani, seluruh barang bukti temuan tersebut sudah diamankan dan dibawa petugas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Terpisah, Kapolresta BandarLampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitoni juga memastikan, temuan tas diduga bom di Masjid Jami’ Al Yaqin bukanlah bahan peledak berbahaya berupa bom. Hal tersebut dipastikan, setelah tim penjinak bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Lampung diterjunkan untuk mengevakuasi temuan tas tersebut.

“Sudah aman mas, tas temuan diduga bom itu bukanlah bahan peledak bom. Tas itu hanya berisi kain dan beberapa barang lainnya. Saat ini petugas masih menyelidiki siapa pemilik tas tersebut, “ungkapnya melalui kepada teraslampung.com.

Kendati demikian, pihaknya tetap memperketat pengawasan di sekitar lokasi TKP, dengan menempatkan bebera personel gabungan dari semua Satuan Polresta Bandarlampung dan Jajaran serta dibackup dari Polda Lampung, untuk memastikan Masjid tersebut benar-benar steril dan dalam kondisi aman.

“Beberapa anggota gabungan, masih kami tempatkan dan standby di lokasi untuk mengamankan lokasi,”jelasnya.

Menurutnya, temuan tas diduga bom itu, berawal dari laporan petugas penjaga masjid (marbot) yang melihat dan menemukan tas mencurigakan berada di pintu masuk masjid, seusai shalat subuh sekitar pukul 05.00 WIB. Karena takut, penjaga masjid melaporkan temuan itu kepada ketua pengurus masjid, petugas Babinsa, dan Babinkamtibmas setempat.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami berkoordinasi dengan Satuan Brimob Polda Lampung untuk menerjunkan tim penjinak bom (Jibom) untuk mengeavakuasi temuan tas tersebut,”pungkasnya.

Murbani mengimbau, warga dapat segera melaporkan jika adanya temuan barang mencurigakan dan berbahaya, atau juga aksi kejahatan kepada aparat kepolisian setempat. Selain itu, warga dapat melaporkannya melalui aplikasi SPIS (Service And Protect Integration Systyem).

Diketahui, warga yang tinggal di Jalan Radin Intan, Tanjungkarang Pusat, digegerkan dengan penemuan tas hitam yang diduga bom di samping pintu masuk Masjid Jami’ AL-Yaqin (depan Bank BRI) di Jalan Radin Intan, Tanjungkarang Pusat, Rabu (6/9/2017) pagi sekitar pukul 04.30

Tas mencurigakan diduga bom tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga masjid (marbot), Toto Hidayatulloh. Warga setempat panik. Mereka curiga tas tersebut sengaja ditinggalkan pemiliknya seusai menjalankan shalat subuh.

Tak lama setelah dilaporkan, puluhan petugas dari tim Penjinak bom (Jibom) Gegana dari Satuan Bromob Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung mendatangi lokasi TKP dan langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi Masjid Jami’ Al Yaqin menyusul adanya laporan tempat ditemukannya tas diduga bom tersebut.

Tim Penjinak Bom Gegana Polda Lampung bersama beberapa petugas lainnya mengevakuasi tas diduga bom dengan membawanya keluar dari dalam Masjid Jami’ Al Yaqin. Sekitar pukul 09.30 WIB, tas diduga bom itu, dapat dijinnakkan oleh petugas.