Beranda News Nasional Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad Soal Tuduhan Penistaan Agama

Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad Soal Tuduhan Penistaan Agama

1282
BERBAGI
Ustaz Abdul Somad (Foto ©Zukri Fahmi)

TERASLAMPUNG.COM — Ustaz Abdul Somad dilaporkan Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT pada Sabtu (17/8) karena diduga menistakan agama. Menurut pelapor,  Ustaz Abdul Somad (UAS) diduga telah menghina lambang-lambang agama Kristen dan Katolik, seperti salib dan patung, sebagaimana terekam dalam video yang tersebar di media sosial.

BACA: Ustaz Abdul Somad Dipolisikan karena Diduga Menista Agama

Menanggapi kabar itu, Ustaz Abdul Somad (UAS) menegaskan, video tersebut menampilkan kejadian yang sudah lewat bertahun-tahun silam. Saat itu, lanjut UAS, sesi tanya-jawab berlangsung dalam kajian tertutup di suatu masjid di Pekanbaru, Riau.

Kajian itu dijadwalkan tiap Sabtu pada waktu subuh. Karena sifatnya tertutup, hanya kaum Muslimin saja yang hadir.

”Saya menjawab pertanyaan jamaah dalam kajian tertutup yang diadakan di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru. Itu bukan tabligh akbar semisal di lapangan terbuka atau disiarkan melalui stasiun TV,” kata Ustaz Abdul Somad, dikutip Teraslampung.com dari Republika, Sabtu (17/8).

Pada kesempatan itu, UAS menjelaskan antara lain ihwal kedudukan Nabi Isa AS. Kemudian, penjelasan juga diberikannya mengenai soal patung dan jin. Hal ini agar hadirin dapat memahami bagaimana ajaran tauhid dan syariat Islam memandang Nabi Isa AS, hukum memiliki patung, dan makhluk bernama jin. Jadi, tujuannya hanya memberikan pemahaman keilmuan.

”Ada orang Islam yang memotong-motong video itu. Dia mem-posting. Tujuannya supaya orang paham tentang hukum patung. Jadi, ini untuk internal saja (umat Islam –Red),” tegas alumnus Universitas al-Azhar (Mesir) itu.

UAS belakangan mengetahui bahwa video tersebut tersebar melalui jejaring internet. Karena itu, katanya, orang-orang non-Muslim pun mungkin saja mengaksesnya. Padahal, sekali lagi, sasaran dakwahnya semata-mata adalah kaum Muslimin.

Alumnus Darul Hadits (Maroko) itu mengungkapkan, sudah tiga tahun belakangan ini dirinya tak lagi mengisi kajian Sabtu subuh rutin di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru. ”Artinya, (yang terekam di video) itu kajian lama sebelum viral,” ujar dia.

Meskipun sudah heboh di media sosial dan menjadi laporan utama banyak media online, hingga Minggu (18/8/2019) tidak ada konfirmasi dari Polda NTT bahwa memang betul ada laporan dari masyarakat terkait Ustaz Somad.

 

Loading...