Beranda News Pilgub Lampung Ini Jualan Kecap Atawa Visi Misi Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim

Ini Jualan Kecap Atawa Visi Misi Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim

1251
BERBAGI
Arinal dan Nunik rajin sosialisasi dengan aneka hiburan dan hadiah menarik,

TERASLAMPUNG.COM — Semua produsen kecap ingin disebut nomor satu. Begitu pula pasangan cagub-cawagub Lampung Arinal Djunadi – Chusnunia Chalim. Seperti paslon lain, di atas kertas visi – misi paslon ini bagus. Namun, dalam kampanye lebih banyak ‘jualan kecap’ juga. Hal-hal ideal yang dijadikan visi misi mereka tidak disosoalisasikan dengan baik.

Visi paslon ini adalah: “Rakyat Lampung Berjaya”.

Visi ini sangat mengawang-awang dan bisa disebut sebagai visi calon kepala daerah-calon wakil kepala daerah paling singkat dan (mungkin) paling lucu di dunia. Bayangkan: Rakyat Lampug Berjaya!

Sangat sloganistik. Berjaya seperti apa? Rupanya, “Rakyat Lampung Berjaya” diuraikan lagi dengan: Kehidupan masyarakat yang aman, kehidupan masyarakat yang berbudaya, kehidupan masyarakat yang maju dan berdaya saing, kehidupan yang sejahtera.

Semuanya tetap abstrak.

Misi paslon ini adalah:

1.Menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman dan damai.
2. Mewujudkan “good govemance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik.
3. Mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan kaum difabel.
4. Mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah.
5. Membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah perdesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan.
6.Mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama

Di atas kertas, visi misi tersebut tampak bagus. Namun, visi misi yang bagus itu tidak tergambar dalam kampanye. Arinal (terutama) lebih banyak jualan kecap tentang:

1. Ia anak petani, sarjana pertanian, dan sudah pasti bisa mengatasi pertanian

2. Arinal birokrat yang berkarier hingga puncak (Sekda Lampung).

3. Arinal – Nunik akan memberikan Kartu Petani Berjaya. Ini semacam kartu petani yang jadi program Presiden Jokowi.

Paslon ini diyakini sebagai paslon dengan biaya sosialisasi dan biaya kampanye termahal di Indonesia. Makanya, dalam tiap sosialisasi ada hadiah mobil, sepeda motor, uang tunai, dan aneka alat elektronik. Puluhan kali Arinal sosialisasi pencaguban dengan menggandeng dalang kondang Ki Entus Susmono, pedangdut bertarif mahal Dewi Persik, Nassar, dll.

Saat kampanye pedangdut bertarif mahal yang lagi naik daun, Via Vallen, pun diajaknya serta untuk menarik peserta kampanye.