Ini Kata KBNU Soal Pilkada Bandarlampung 2020

  • Bagikan
Koordinator KBNU Kota Bandarlampung Irpandi (baju putih) didampingi wakil ketua PC NU Rudi Irawan.
Koordinator KBNU Kota Bandarlampung Irpandi (baju putih) didampingi wakil ketua PC NU Rudi Irawan.

TERASLAMPUNG.COM — Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kota Bandarlampung bangga dengan kondisi pemilihan serentak tahun 2020 di Kota Bandarlampung yang tidak diwarnai perilaku politik indentitas dan isu suku, agama ras, dan antargolongan atau SARA.

“Kami melihat selama masa kampanye para walikota dan wakil walikota Kota Bandarlampung dewasa dalam berpolitik. Saya tidak melihat mereka menggunakan isu politik identitas serta sara. Kami mengapresiasinya,” jelas Koordinator Keluarga Besar NU (KBNU) Kota Bandarlampung Irpandi pada konferensi pers di Kantor Pengurus Cabang (PC) NU Kota Bandarlampung, Kamis 3 Desember 2020.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, KBNU Bandarlampung meminta kepada semua pihak untuk taat kepada protokol kesehatan.

“Kami menyerukan kepada semua pihak baik penyelenggara maupun masyarakat pemilih agar secara ketat dan disiplin menjalankan protokol kesehatan saat pelaksanaan pemungutan suara di masing masing TPS dan tidak usah ragu untuk saling mengingatkan sesama,” kata pria yang juga wakil ketua di PW NU Lampung.

Saat ditanyakan kemana arah politik NU Kota Bandarlampung, Irpandi menjelaskan bahwa sikapnya tidak mendukung salah satu calon tapi mengimbau warga Nahdliyyin untuk memilih yang NU.

“Kami hanya memberikan clue kepada warga NU pilihlah calon yang NU. Soal siapanya dari ketiga calon itu biarlah warga NU Kota Bandarlampung yang menilai,” jelasnya.

Irpandi mengingatkan kepada semua calon di Kota Bandarlampung serta tim suksesnya untuk mengembangkan politik santun, beretika dan tidak melanggar nilai moral agama dan menempatkan keutuhan dan persatuan.

“Kami minta semua calon agar tidak ada kegiatan money politik dan kami akan memerintahkan kepada seluruh kader di masing-masing kelurahan supaya aktif memantau adanya potensi pembagian uang di pilwalkot ini,” tegasnya.

Dalam konferensi pers itu Irpandi juga menginformasikan, KBNU Kota Bandarlampung mulai tanggal 6 hingga 8 Desember 2020 mewajibkan ranting-ranting NU dan pesantren serta majelis taklim untuk melakukan istighosah.

“Tujuannya untuk membuka pintu langit agar pilkada serentak berjalan dengan damai serta kita (warga Kota Bandarlampung) mendapat pemimpin yang peduli kepada masyarakat juga yang mau bekerjasama dengan NU,” katanya.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan