Beranda News Nusantara Ini Kondisi Kelistrikan di Lombok dan Bali Pasca-Gempa 7.0 SR

Ini Kondisi Kelistrikan di Lombok dan Bali Pasca-Gempa 7.0 SR

306
BERBAGI
Pusat gempa di Lombok Utara, Minggu malam,5 Agustus 2018. (dok BMKG)
Pusat gempa di Lombok Utara, Minggu malam,5 Agustus 2018. (dok BMKG)

TERASLAMPUNG.COM — Gempa bumi berkekuatan 7,0 SR mengguncang wilayah NTB, Bali dan sekitarnya pada pukul 19:46 WITA (Minggu, 5 Agustus 2018). Berkaitan itu, ada sejumlah wilayah di NTB dan Lombok yang sistem kelistrikannya terganggu.

“Sistem (kelistrikan) Lombok yang menyuplai kota Mataram dan sekitar : Sebagian besar masih padam. Saat Gempa terjadi beberapa daerah yang di suplai Sistem Lombak masih Menyala dengan Beban 50 MW dari bebansSistem normal sebesar 220 MW,” kata  Made Suprateka, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN, Minggu malam (6/8/2018).

Menurut Made, dua sistem kelistrikan lainnya di NTB, yakni Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Bima, sebagian besar menyala dan aman, walaupun ada beberapa sebagian kecil daerah yang masih padam.

Made mengatakan, untuk memulihkan pasokan listrik di daerah terdampak gempa, khsususnya di Lombok Timur dan Lombok Utara, PLN dengan cepat melakukan beberapa langkah. Antara lain menginventarisasi kondisi aset di semua lokasi pembangkit, memulihkan listrik di daerah padam secara bertahap sesuai Standard Operating Procedure (SOP), mengantisipasi dampak gempa susulan,dan berkoordinasi dengan unit-unit PLN lain seperti Bali dan Jawa Timur untuk bantuan personil, peralatan, dan material.

“Kami mengimbau kepada masyarakat serta pegawai PLN, anak perusahaan dan mitra kerja untuk tetap tenang, waspada dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta diharapkan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami,” kata Made.

 

Loading...