Beranda News Nusantara Ini Kronologi Bentrok Satpol PP Vs Polisi yang Tewaskan Anggota Polrestabes Makassar

Ini Kronologi Bentrok Satpol PP Vs Polisi yang Tewaskan Anggota Polrestabes Makassar

58
BERBAGI
ejumlah kendaraan roda dua rusak akibat bentrokan yang terjadi di Balaikota Makassar, Minggu 7 Agustus 2016. (Foto: kabarmakassar.com)

TERASLAMPUNG.COM — Bentrokan antara anggota Satpol PP dengan anggota polisi dari satuan Sabhar Polrestabes Makasar  di Balai Kota Makassar, Minggu dini hari (7/8/2016), menewaskan Bripda Michael Abraham.

Anggot Sabhara Polrestabes Makassar meninggal dunia akibat dua tusukan sangkur bersarang di tubuhnya. Bentrokan pecah seketika saat puluhan anggota polisi menyerang kantor Balaikota Makassar, tepatnya di kantor Satpol PP Makassar.

Portal berita kabarmakassar.com melaporkan, berdasarkan informasi yang dihimpun bentrokan berawala ketika pada tanggal 6 Agustus 2016 pukul 19.45 Wita dua anggota Polisi dengan menggunakan sepeda motor trail melaju kencang dan melintas di area Anjungan Pantai Losari.

Anggota polisi yang belakangan diketahui bernama Bripda Hendrik dan Bripda Asmat itu kemudian ditegur oleh anggota Satpol PP bernama Handryatno. Handryatno  menegur kedua anggota polisi tersebut agar pelan-pelan.

Setelah anggota Polrestabes tersebut memarkir motor, keduany langsung mendatangi Satpol PP tersebut dan berkata “Ada apa Saya? ini Aparat ?”

“Saya tahu bapak aparat, tapi pelan-pelan,” ujar Handryatno.

Salah satu anggota polisi itu kemudian menarik kerah baju Handryatno  dan menendang bagian perutnya.  Handryatno kemudian membalas pukulan Oknum Polisi tersebut.

Kasatpol PP Pemkot Makassar, Iman Hud, yang mendatangi  lokasi kejadian kemudian  langsung melerai perkelahian tersebut, sehingga dua anggota polisi tersebut meninggalkan lokasi kejadian.

Sebelum pergi mereka mengancam, “Tunggu saya di sini! Saya panggil teman-teman saya!”

Melihat situasi tidak aman, Kasatpol PP Iman Hud mengimbau anggotanya pada pukul 20.15 wita bergegeas meninggalkan anjungan Pantai Losari di Jalan Penghibur Kota Makassar dan kembali ke menuju markas mereka di Kantor Walikota Makassar.

Pada pukul 23.40 Wita, sekitar 50 orang personel Sabhara Polda Sulsel menyerang markas Satpol PP  Mereka menyerang menggunakan senjata dan menembakkan gas air mata dan peluru  karet.

Bentrokan pun pecah pukul 00.15 Wita. Bripda Michael Abraham tewas dalam penyerangan tersebut. Sebanyak 12 orang anggota Satpol PP kemudina diamankan di Polrestabes Makassar, sedangkan 11 anggota Satpol PP luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Sementara dari pihak kepolisian dua anggota mengalami luka-luka dan 1 meninggal dunia.