Ini Kronologi Tewasnya Buron Curanmor asal Lamtim Menurut Polisi 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono (rompi hitam) didampingi Kapolsekta Telukbetung Selatan, Kompol Listiono Dwi Nugroho dan Kepala KSKP Panjang, Ipru Ferdiansyah saat di Rumah Sakit Bhayangkara, Bandarlampung, Rabu (24/1/2018).
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin |Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, menembak mati salah satu pelaku buronan (DPO) curanmor, Ahmad Basri (27) warga Negara Batin, Jabung Lampung Timur, Rabu (24/1/2018) sore.

Tersangka terpaksa ditembak, karena melawan dengan melepaskan tembakan dan berusaha melukai petugas. Sementara rekannya berinisial BE, berhasil meloloskan diri dengan luka tembakan di kaki.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono mengutarakan, penangkap terhadap tersangka Basri ini, berawal saat petugas gabungan dari Satreskrim bersama Tim Tekab 308 Polresta bandarlampung menggelar razia di Jalan Soekarno Hatta, Bypass, Kelurahan Srengsem, Panjang.

“Ciri-ciri dari pelaku Basri yang merupakan sebagai DPO curanmor ini, sudah teridentifikasi,” ujarnya kepada awak media di Rumah Sakit Bhayangkara, Rabu (24/1/2018).

Selanjutnya, petugas meyakini dan kecurigaannya bertambah setelah Basri dan rekannya BE yang mengendarai sepeda motor berbelok menghindari petugas. Mengetahui hal tersebut, tim Tekab 308 berupaya melakukan pengejaran.

Petugas memberikan peringatan dengan melepaskan tembakan ke udara kepada kedua pelaku, namun tidak diindahkan dengan kedua pelaku dan keduanya justru melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan kearah petugas.

“Karena ada upaya perlawanan dan membahayakan nyawa petugas, terpaksa dilakukan tindakan tegas. Petugas melumpuhkan Basri dengan timah panas dan tepat mengenai kaki dan dada pelaku, pelaku tewas saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Bhayangkar (RSB),”ungkapnya

Sementara rekannya berinisial BE, kata mantan Kapolsekta Tanjungkarang Barat ini, meski lolos dari kejaran petugas pelaku BE juga terkena tembakan di bagian kakinya. Dalam pengejaran itu, petugas mendapati darah pelaku berceceran di jalan.

“Untuk pelaku BE, saat ini masih dalam pencarian dan pengejaran petugas,”jelasnya.