Beranda Hukum Narkoba Ini Modus Baru Penyelundupan Ganja Kering dari Aceh ke Lampung

Ini Modus Baru Penyelundupan Ganja Kering dari Aceh ke Lampung

340
BERBAGI
Petugas Satresnarkoba Polres Mesuji mengeluarkan barang bukti 431 Kg ganja asal Aceh yang akan dikirimkan ke Bandarlampung.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Mesuji menggagalkan pengiriman 341 kilogram ganja kering asal Aceh yang dimasukkan ke dalam mesin genset yang sudah dimodifikasi, Jumat,7 September 2018 lalu. Pengiriman ganja asal Aceh ke Lampung dengan diselundupkan ke dalam mesin genset merupakan modus kejahatan baru.

Ratusan kilogram ganja kering siap edar itu dikemas dalam ratusan paket yang terbungkus lakban warna cokelat dibawa oleh tiga orang kurir menggunakan mobil pickup Grand Max warna hitam plat nomor BK 8349 WO masuk ke Lampung melalui Jalan lintas timur (Jalintim) Sumatera.

Ketiga pelaku kurir ganja yang ditangkap adalah  Nanang Kurniawan (37), warga Kelurahan Huta Sidorejo IV, Kecamatan Panombelan Panel Kota Pemantag Siantar, Sumatera Utara, lalu M. Irwansyah (36), warga Jalan Pisang Gang Apel, Kelurahan Padamean, Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara dan Robby H Purba (34), warga Jalan Kertas, Kelurahan Siopat Suhu Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Mereka dijanjikan diberi upah Rp 4 juta oleh seorang pemasoknya jika ganja yang dibawanya itu sudah diterima oleh pemesannya yang ada di Bandarlampung.

Kasat Reserse Narkoba Polres Mesuji, AKP Gigih Andria Putranto mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan ganja kering asal Aceh itu, digagalkan oleh tim Opsnal Satresnarkoba Polres Mesuji di Jalintim KM 189 Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji pada Jumat 7 September 2018 malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

“Dari tangan para pelaku, berhasil diamankan 341 bal ganja kering siap edar yang sudah dikemas dengan lakban coklat. Untuk satu balnya ganja itu, ukurannya 1 Kilogram,”ujarnya, di Mapolda Lampung, Kamis 13 September 2018.

AKP Gigih Andria Putranto mengungkapkan, modus penyelundupan ganja itu, dengan cara mencabut semua komponen mesin generator genset ukuran besar. Kemudian 341 Kg ganja tersebut, disimpan tersusun didalam mesin generator genset. Selanjutnya, ratusan kilogram ganja kering itu diangkut oleh ketiga pelaku menggunakan kendaraan mobil pickup Grand Max warna hitam plat nomor BK 8349 WO.

Saat kendaraan yang ditumpangi ketiga pelaku melintas di di Jalintim KM 189 Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji.

“Para tersangka mengaku baru pertama kali mengirimkan ganja asal Aceh itu ke wilayah Kota Bandarlampung. Tetapi kami menduga mereka  lebih dari sekali mengirimkan ganja. Saat ini kami kembangkan kasunya, untuk mengungkap siapa penerima barang haram itu,” katanya.

Loading...