Beranda Hukum Kriminal Ini Penampakan Anggota DPRD Nizar Romas saat Keluar dari Ruang Pemeriksaan

Ini Penampakan Anggota DPRD Nizar Romas saat Keluar dari Ruang Pemeriksaan

157
BERBAGI
anggota DPRD berinisial NR terduga pencurian obat-obatan dan alat suntik di RSUAM saat dibawa petugas Satreskrim Polresta Bandarlampung keluar dari ruang pemeriksaan. NR menutupi wajahnya dengan koran.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Nizar Romas (NR), anggota DPRD Bandarlampung dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), diperiksa petugas Polres Bandarlampung, Kamis siang (21/7/2016), karena dilaporkan pihak Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) dengan tuduhan mencuri obat-obatan dan alat suntik di Ruang Mawar RSUAM pada Kamis dini hari (21/7/2016).

Pantauan teraslampung.com, pemeriksaan terhadap Nizar tidak seperti para terlapor atau tersangka lainnya dalam kasus pencurian. Nizar Romas yang merupakan oknum anggota DPRD Bandarlampung dari Partai NasDem tersebut menjalani pemeriksaan di ruang Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung.

Para penyidik Polsekta Kedaton dan Polresta Bandarlampung, tampak terlihat hilir mudik keluar masuk ke dalam ruangan Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung dengan membawa beberapa barang bukti dan berita acara pemeriksaan (BAP).

Pada saat memasuki sore hari sekitar pukul 17.20 WIB, Nizar dipindahkan pemeriksaannya di ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Para Petugas Satreskrim, mengawal ketat Nizar saat tempat pemeriksaan pindah.

Para awak media yang sudah menunggu sejak pukul 11.00 WIB, dan akan mengambil gambar tampak kesulitan. Sebab,  pada saat keluar dari ruang Kasat Reskrim, selain dijaga ketat oleh petugas, Nizar juga menutupi wajahnya dengan koran.

Nizar Romas (RN) menutupi wajahnya dengan koran saat dibawa petugas Polresta Bandarlampung.
Nizar Romas (RN) menutupi wajahnya dengan koran saat dibawa petugas Polresta Bandarlampung.

Diketahui, Nizar terpergok sedang mencuri obat-obatan dan alat suntik di ruang bedah wanita ‘Ruang Mawar’ Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), pada Kamis (21/7/2016) dinihari.

Salah seorang perawat yang sedang bertugas saat itu, melihat Nizar tengah mencuri. Sontak saat itu juga langsung berteriak, petugas keamanan (Satpam) RSUAM menangkap Nizar yang berusaha melarikan diri.

Pihak RSUAM, menyerahkan Nizar ke Mapolsekta Kedaton dengan beberapa barang bukti obat-obatan dan alat suntik yang dicuri dan senjata api jenis airsofgunt miliknya.
Pada Kamis siang, pemeriksaan terhadap Nizar dipindahkan ke Mapolresta Bandarlampung.