Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Ini Pendapat HMI Soal “Menghilangnya” Wakil Bupati Lampung Utara

Ini Pendapat HMI Soal “Menghilangnya” Wakil Bupati Lampung Utara

2373
BERBAGI
Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo
Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo

Feaby|Teraslampung.com

KOTABUMI — Kabar tentang ‘menghilangnya’ Wakil Bupati Lampung Utara (Sri Widodo) setelah dicopot dari posisinya mantan Pelaksana Tugas Wakil Bupati mendapat sorotan dari HMI Lampung Utara. Menurut mereka, sebagai salah satu pemimpin, Sri Widodo eloknya tetap ngantor sebagai bagian dari tanggung jawab.‎

“Pasca dicopot dari posisinya sebagai Plt Bupati, beliau (Sri Widodo) dikabarkan enggak pernah masuk kerja tanpa alasan yang jelas. Padahal, masuk kerja itu bagian dari tanggung jawab seorang pemimpin kepada rakyatnya,” tegas Ketua Umum HMI cabang Kotabumi, Lampung Utara, Exsadi dalam rilisnya yang diterima oleh Teraslampung.com, Rabu (18/7/2018).

Sikap tidak disiplin ini, menurut Exsadi, dapat ditiru oleh para pegawai di lingkungan Pemkab Lampung Utara. Padahal, sikap seperti ini sama sekali tidak dapat dibenarkan karena antara hak yang diterima dengan kewajiban tidak seimbang.

“Ini dapat jadi contoh buruk bagi bawahan yang lain dan tidak boleh terus dilakukan,” katanya.

Exsadi menduga ‘menghilangnya’ Sri Widodo ini erat kaitannya dengan kegaduhan yang ditimbulkan oleh yang bersangkutan semasa memimpin Lampung Utara sebagai Plt Bupati. Pelbagai kegaduhan yang ditimbulkan akibat imbas dari kebijakan Sri Widodo selama 3,5 bulan memimpin ialah mutasi/promosi pejabat dan lelang proyek tahun 2018.

“Kebijakan yang diambil oleh beliau kala itu sangat membuat gaduh Lampung Utara. Suasana Lampung Utara menjadi tidak stabil akibat kegaduhan – kegaduhan itu,” paparnya.

Jika memang dugaannya itu benar, menurut Exsadi, sedianya bersikap seperti ksatria dan bukannya malah menghilang bak ditelan bumi seperti saat ini. Sikap ksatria ini wajib dikedepankan karena yang bersangkutan merupakan salah satu pemimpin di Lampung Utara.

“Tapi, jika beliau sudah tidak mampu meneruskan dan menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai pelayan rakyat, alangkah bijaknya beliau mengundurkan diri saja dari jabatannya,” kata dia.

Pantauan Teraslampung.com, sejak dicopot jabatan Plt Bupatinya pada 22 Juni lalu, Sri Widodo tak pernah kelihatan ngantor. Ruangannya pun terlihat lengang. Pemandangan di rumah dinas wakil bupati juga ternyata tak jauh berbeda.