Beranda Hukum Narkoba Ini Pengakuan Pejabat BNNP dan Polda Lampung Soal Dua Polisi Diduga Bertransaksi...

Ini Pengakuan Pejabat BNNP dan Polda Lampung Soal Dua Polisi Diduga Bertransaksi Sabu 5 Kg dan 2.000 Ekstasi

724
BERBAGI
Pemusnahan barang bukti narkotika oleh BNNP Lampung. Kamis (12/4/2018).
Pemusnahan barang bukti narkotika oleh BNNP Lampung. Kamis (12/4/2018).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Korps Kepolisian daerah (Polda) Lampung tercoreng dengan ulah dua oknum anggota polisi Polres Lampung Selatan Brigadir AS dan TA, Kedua oknum tersebut, dikabarkan ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung karena tertangtap tangan memiliki barang haram yang jumlahnya cukup besar, yakni 5 Kg sabu-sabu dan 2.000 butir pil ekstasi.

Kedua oknum polisi yang pernah bertugas di Pos Lantas Kota Dalam, Sidomulyo tersebut, diamankan oleh petugas BNNP Lampung di Home Stay Grand Lubuk, Lampung Selatan, Minggu 6 Mei 2018 sekitar pukul 12.30 WIB.

Plt Kabid Pemberantasan BNNP Lampung, Richard Tobing, saat dikonfirmasi tidak membantah dan juga tidak membenarkan mengenai adanya dua oknum anggota polisi yang diamankan oleh pihak BNNP Lampung.

“Nanti dulu sabar ya, saat ini masih pengembangan jadi belum bisa saya sampaikan, nanti akan kita ekspose,”kata Richard, Senin 7 Mei 2018.

Sementara Kabid Propam Polda lampung, Kombes Pol Hendra Supriatna saat dikonfirmasi mengenai adanya penangkapan dua oknum polisi diduga terlibat narkoba mengataka dirinya sudah mendapatkan informasi mengenai hal tersebut.

“Ya benar, saya sudah dapat informasinya,”ujarnya.

Meski demikian, pihkanya tidak mengetahui pasti mengenai soal barang bukti narkoba apa yang ditemukan dari kedua oknum polisi yang bertugas di Polres Lampung selatan tersebut, karena yang melakukan penangkapan petugas dari BNNP.

Hendra mengaku, kalau pihaknya belum ada koordinasi dengan pihak BNNP Lampung.

“Kalu memang benar dan terbukti akan ditindak tegas, dipindanakan dulu lalu dilanjutkan ke kode etiknya,”ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Teraslampung.com, kedua oknum polisi yang bertugas di Polres Lampung Selatan itu  ditangkap oleh petugas BNNP Lampung saat keduanya akan melakukan transaksi narkotika di Home Stay Grand Lubuk, Lampung Selatan.

Sebelum menangkap kedua polisi itu, awalnya petugas BNNP mengintai kendaraan jenis Ertiga warna abu-abu metalik dengan plat nomor BE 1297 AX dilokasi Home Stay Grand Lubuk, Lampung selatan.

Setelah mobil tersebut parkir, taklama kemudian datang seorang oknum polisi bernama Brigadir AS dan TA mau menemui pengemudi mobil. Takmau kehilangan target buruannya, saat itu juga petugas BNNP langsung mengamankan keduanya dan melakukan pemeriksaan di mobil tersebut. Saat digeledah, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 5 kilogram dan 2.000 butir pil ekstasi.

Ternyata tidak sampai disitu saja, petugas BNNP pun langsung melakukan pengembangan menuju ke Hotel dimana tempat menginap Brigadir AS. Petugas langsung memeriksa kamar hotel 01, didalam kamar hotel itu petugas menemukan uang tunai Rp 200 juta.

Selanjutnya, petugas BNNP membawa kedua oknum anggota polisi dan barang bukti yang disita, ke kantor BNNP Lampung guna pengembangan lebih lanjut.

Loading...