Ini Penyebab Lampu di Sebagian Jalan Utama Kota Bandarlampung Padam di Malam Hari

  • Bagikan
Lampu jalan mati di Jalan Majapahit, Enggal, Bandarlampung, Sabtu malam, 11 September 2021. Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Lampu jalan mati di Jalan Majapahit, Enggal, Bandarlampung, Sabtu malam, 11 September 2021. Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim

TERASLAMPUNG.COM — Warga Bandarlampung akhir-akhir banyak yang bertanya-tanya soal gelapnya sejumlah jalan utama pada malam hari. Beberapa jalan protokol di Kota Bandarlampung saat ini gelap pada malamhari ini karena PLN memang mematikannya. PLN melakukan pemadaman karena Pemkot Bandarlampung menunggak pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU) selama dua bulan.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandarlampung, Wilson Faisol, keterlambatan tersebut dampak dari menurunnya pendapatan Pemkot Bandarlampung di masa pandemi ini.

“Baru dua bulan ini kita terlambat pembayaran PJU dengan PLN yang besarnya Rp12 miliar. Per bulannya kami bayar Rp6 miliar,” ungkapnya baru-baru ini kepada teraslampung.com.

PJU itu dibayar oleh Pemkot dari dana Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang diambil dari pelanggan PLN di Kota Bandarlampung. Dana PPJ itu menurut Wilson Faisol sudah disetorkan ke Pemkot.

BACA JUGA:   Cegah KKN, Pemkot Bentuk Unit Pengendalian Gratifikasi

“PLN sudah menyetorkan PPJ ke kami tapi kami saat ini banyak kebutuhan hingga akhirnya pada dua bulan ini kami mengalami keterlambatan pembayaran,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Wilson Faisol

Dampak terlambatnya pembayaran PJU apakah PLN mematikan lampu jalan di jalan Majapahit, Enggal akibatnya jalan menjadi gelap bersyukur masih ada penerangan dari lampu-lampu pedagang di situ.

Teraslampung.com belum berhasil mengonfirmasi Manajer PLN UP3 Tanjungkarang, Zamzami, terkait pemadaman lampu di jalan protokol Kota Bandarlampung.

Sementara itu, sumber teraslampung.com di Pemkot mengatakan melihat besarnya dana yang dibayarkan untuk PJU, Pemkot akan melakukan evaluasi PJU.

“Kita punya rencana mengevaluasi PJU kita ingin tahu yang mana saja yang wajib kita bayar dan tidak. Kalau penerangan jalan yang dibuat warga masa hiya  kita (Pemkot) yang harus bayar,”katanya.

BACA JUGA:   Lagi, Pemerintah Akhirnya Kembali Melarang Mudik Lebaran

Dandy Ibrahim

 

.com/t/e/teraslampung.com.1193498.js" async>
  • Bagikan