Ini Penyebab UMKM Penerima Bantuan di Lampura Tanpa Pengawasan

  • Bagikan
Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Utara
Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Lantaran terkendala dana operasional, ‎Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Utara tidak dapat melakukan pengawasan terhadap para pelaku usaha penerima bantuan terdampak pandemi Covid-19 tahun 2020.

“Dana oper‎asionalnya enggak ada. Jadi, kami enggak bisa mengawasi perkembangan bantuan yang diberikan pada para penerima,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Utara, Dina Prawitarini, Minggu (7/2/2021).

Ia menuturkan, pengawasan ‎itu sejatinya sangat perlu dilakukan untuk mengukur seberapa efisien dan efektifnya bantuan yang mereka gulirkan. Di samping itu, pihaknya juga dapat mengetahui apakah para penerima bantuan itu benar – benar tepat sasaran atau tidak.

“‎Karena sifatnya kami hanya menerima usulan maka kami tidak begitu mengetahui mengenai latar belakang calon penerima bantuan kala itu,” ‎jelas dia.

Dinas mengatakan, jumlah penerima bantuan UMKM yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Lampung Utara mencapai 1.333 pelaku usaha. Tiap pelaku usaha menerima bantuan sebesar Rp1 juta.

“Total bantuannya mencapai sekitar Rp1,3 ‎Milar,” terangnya.

Bantuan yang diberikan itu dikhususkan pada mereka yang bergerak di usaha kuliner di 15 kelurahan. Pertimbangannya, jenis usaha‎ tersebut merupakan salah satu usaha yang terkena dampak pandemi Covid-19. Selain syarat itu, para calon penerima juga tidak pernah menerima bantuan sosial lainnya dari pemerintah pusat.

Mantan Kepala Dinas Sosial itu ‎juga mengatakan, bantuan sejenis ini dipastikan tidak lagi digulirkan oleh pihak pemkab. Hal itu dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Lampung Utara.

“‎Kemampuan anggaran daerah terbatas sehingga program itu tidak lagi diadakan tahun 2021 ini,” katanya.

  • Bagikan