Beranda News Pilgub Lampung Ini Salah Satu Penyebab Kemenangan Arinal-Nunik di Pilgub Lampung 2018

Ini Salah Satu Penyebab Kemenangan Arinal-Nunik di Pilgub Lampung 2018

1653
BERBAGI
Kampamye Arinal Nunik dimeriahkan pedangdut Via Vallen di Lampung Timur,Jumat (22/6/2018)

TERASLAMPUNG.COM — Hasil Pleno Penghitungan Suara Hasil Pilgub Lampung 2018 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Lampung, Minggu (8/7/2018) menyimpulkan bahwa pasangan cagub-cawagub Lampung nomor urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim unggul dalam perolehan suara.

Pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB,dan PAN itu meraup suara sebanyak 1.548.506 (37,78 persen) dari 4.179.405 surat suara sah. Sedangkan pasangan nomor urut 2 Herman HN-Sutono meraih 1.054.646 suara (25,73%), Rdho  Ficardo-Bachtiar Basri  mendapatkan 1.043.666 suara (25,46%), dan Mustafa-Ahmad Jajuli 454.452 suara (11,04%).

Hasil penghitungan KPU menunjukkan bahwa Arinal-Nunik unggul di 8 kabupaten/kota, Ridho Ficardo-Bachtiar Basri unggul di 6 kabupaten, dan Herman HN-Sutono hanya unggul di 1 kota.

Selain didukung dana superbesr sejak masa sosialisasi Arinal Djunaidi, kemenangan Arinal-Nunik juga disebabkan karena pasangan ini bisa merebut suara di lumbung suara potensial. Tentu saja, “mesin partai” yang mengusung pasangan ini diyakini bekerja dengan baik karena “olinya prima”. Hal itu bertolak belakang dengan mesin partai pendukung Herman HN-Sutono. Kampanye dan sosialisasi Herman – Sutono justru lebih diramaukan oleh barisan nonpartai (relawan).

Selain mengamankan dengan mulus di basis suara Partai Golkar (Lampung Tengah),  Arinal Nunik juga menang mutlak di daerah kekuasaan Nunik (Lampung Timur).Daerah Lampung Selatan yang selama ini diklaim sebagai basis PDIP dan PAN pun bisa dimenangkan Arinal-Nunik.

Di Lampung Selatan, Arinal-Nunik meraup 185.590 suara (38,32%), di Kabupaten Pringsewu sebanyak 91.716 suara (43,82%), di Kabupaten Lampung Timur sebanyak 304.931 suara (58,95%), di Kota Metro sebanyak 28.620 suara (38,30%), di Kabupaten Lampung Tengah 305,980 suara (46,68%), di Kabupaten Tulangbawang 79.916 suara (47,87% ), dan di Kabupaten Mesuji 41.187 suara (41,49%).

Herman HN-Sutono hanya unggul di Kota Bandarlampung dengan perolehan suara 280.639 suara, disusul Ridho Ficardo-Bachtiar Basri 87.142 suara, Arinal Djunaidi-Chusnunia 48.703 suara, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 33.088 suara.

Sedangkan Ridho-Bachtiar unggul di 6 daerah yang bukan lumbung suara di Lampung, yaitu Lampung Barat, Pesisir Barat, Way Kanan, Pesawaran, Tanggamus, dan Tulangbawang Barat.

Ridho-Bachtiar unggul tipis di Lampung Barat dengan 60.885 suara, disusul Arinal-Nunik 59.592 suara,Herman HN-Sutono 16.522 suara, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 9.133 suara.

Di Kabupaten Pesisir Barat, Ridho-Bachtiar juga menang tipis dari Arinal-Nunik. Di kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Lampung Barat ini, Ridho Ficardo-Bachtiar Basri memeroleh suara sebanyak 26.178, sedangkan Arinal Djunaidi-Chusnunia 23.858 suara, Herman HN-Sutono 13.469 suara, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 8.524 suara.

Di Kabupaten Way Kanan yang merupakan daerah asal Arinal Djunaidi, Ridho-Bachtiar juga unggul dengan 101.039 suara, disusul Arinal Djunaidi-Chusnunia 76.282 suara, Herman HN-Sutono 31.947 suara, dan Mustafa-Ahmad Jajuli:15.990 suara.

Di Kabupaten Pesawaran, Ridho-Bachtiardengan 74.259 suara, disusul Arinal Djunaidi-Chusnunia 70.900 suara, Herman HN-Sutono 70.239 suara, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 16.704 suara.

Ridho Ficardo-Bachtiar unggul tipis dari Arinal-Nunik di Kabupaten Tanggamus dengan 102.835 suara. Arinal-Nunik meraup 100.357 suara, Herman HN-Sutono 74.918 suara, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 23.776 suara.

Di Kabupaten Tulangbawang Barat, Ridho Ficardo-Bachtiar Basri unggul dengan 60.039 suara, disusul Arinal Djunaidi-Chusnunia 45.251 suara, Herman HN-Sutono 31.153 suara, dan Mustafa-Ahmad Jajuli 10.164 suara.

Jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 5.768.061. Jumlah surat suara yang masuk sebanyak 4.179.405 atau 72,46%. Jumlah suara sah sebanyak 4.099.272. Jumlah suara tidak sah 80.133.

 

Loading...