Beranda News Pilpres 2019 Ini Tanggapan Kemenkes Terkait Pidato Prabowo soal Gaji Dokter vs Tukang Parkir

Ini Tanggapan Kemenkes Terkait Pidato Prabowo soal Gaji Dokter vs Tukang Parkir

273
BERBAGI
Prabowo Subianto menyampaikan pidato di hadapan para relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, 22 November 2018. TEMPO / M Taufan Rengganis

TERASLAMPUNG.COM — Pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebutkan gaji dokter lebih rendah daripada pendapatan tukang parkir berkembang viral sejak disebutkan Senin lalu hingga kini.

Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pendapatan seorang dokter tidak hanya berasal dari gaji pokok, melainkan masih ada komponen-komponen lainnya. “Dokter juga mendapat tunjangan keluarga, tunjangan fungsional, tunjangan kinerja dan dana kapitasi puskesmas atau klinik,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Kesehatan, Widyawati Rokom, ketika dihubungi, Rabu, 16 Januari 2019.

Namun Widyawati tidak menjawab tegas apakah gaji pokok beberapa dokter di Indonesia memang di bawah Rp 3 juta rupiah per bulan, seperti yang disampaikan oleh Prabowo. Ia hanya menjawab, “Alhamdulillah…bisa buat makan tiga kali sehari pakai minum, bisa buat istri, buat orangtua dan tambahan sedekah.”

Widyawati menambahkan, saat ini Kementerian Kesehatan melalui Program Nusantara Sehat sejak 2015 telah mengirim dokter-dokter ke berbagai daerah di Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan bagi dokter senior, namun juga dokter junior di bawah usia 30 tahun.

Dengan begitu, para dokter juga bisa menikmati gaji sebesar Rp 11,2 juta per bulan. “Program ini berlaku bagi semua tenaga profesional kesehatan yang bersedia untuk mengabdikan diri demi menguatkan layanan kesehatan primer,” ujar Widyawati.

Pernyataan Widyawati ini merespons pidato Prabowo yang disampaikan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin malam lalu. Menurut Prabowo, saat ini kesejahteraan tenaga kesehatan masih rendah.

Hal itu disebutkan Prabowo saat memaparkan lima fokus yang akan dilakukan jika terpilih menjadi presiden ke-8. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial sekaligus untuk memerangi kemiskinan sampai keakar-akarnya.

Caranya, kata Prabowo, layanan kesehatan dan pendidikan mesti ditingkatkan. Pekerja di bidang kesehatan mendapat jaminan kualitas hidupnya. Begitu pula guru-guru diperbaiki kemampuan profesionalnya dan kesejahteraannya.

Tak ketinggalan Prabowo menyinggung soal kesejahteraan tenaga kesehatan yang masih rendah. Saat itu lah ia menyebutkan gaji dokter yang kecil, bahkan kalah dibandingkan tukang parkir mobil. “Ini tidak boleh terjadi di masa akan datang,” ucapnya, Senin malam lalu, 14 Januari 2019.

Tempo.co

Loading...