Beranda Hukum Ini Tentang Penangkapan Mustafa oleh KPK Menurut Kapolda Lampung

Ini Tentang Penangkapan Mustafa oleh KPK Menurut Kapolda Lampung

371
BERBAGI
Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana saat meresmikan gedung Mapolresta Bandarlampung yang baru beberapa waktu lalu. (Dokumen Polda Lampung))

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Diamankannya calon Gubernur Lampung nomor urut 4, Mustafa pada Kamis (15/2/2018) petang di rumahnya yang dilakukan oleh penyidik komisi anti rasuah (KPK) terkait kasus dugaan suap, dibenarkan oleh Kapolda Lampung, Irejn Pol Suntana.

Tentang hal itu tidak banyak yang tahu. Hingga Kamis malam masih banyak yang meyakini bahwa Bupati Lamteng itu aman-aman saja dan semua ihwal berita operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan anak buahnya tidak mengarah ke Miustafa.

“Ya benar, Mustafa diamankan KPK  pada Kamis petang. Polda Lampung hanya membantu back-up KPK, karena KPK keterbatasan anggota, Kami juga ada MoU jadi kami back-up agar proses penyelidikan tersebut tetap berjalan lancar,”Ujar Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana, Jumat (16/2/2017).

Dikatakannya, Mustafa yang juga sebagai calon Gubernur Lampung, diamankan oleh KPK pada Kamis (15/2/2018) petang kemarin.

“Penyidik KPK langsung membawa Mustafa ke Jakarta, pada malam harinya,”

Meskipun anggotanya mem-back-up KPK, Kapolda mengungkapkan, pihaknya tidak bisa memastikan mengenai status Mustafa, karena hal itu adalah kewenangan penyidik KPK sesuai dengan prosedur penyidikan KPK.

Dengan adanya kejadian ini, orang nomor satu di kepolisian Polda Lampung ini berharap, agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu melakukan reaksi yang berlebihan.

“Serahkan semuanya pada proses hukum. Kejadian ini janganlah dikaitkan dengan hal yang lain, karena ini adalah murni proses penegakan hukum dan tidak ada untuk memprovokasi. Saya tegaskan kami tidak menangkap, hanya backup KPK dengan mendatangi Mustafa dan mengajaknya secara persuasif untuk berangkat ke KPK,”jelasnya.

Diketahui, sebelum dibawa dan akhirnya ditahan oleh penyidik KPK dalam kasus dugaan suap, Bupati Lampung Tengah, Mustafa yang maju sebagai calon Gubernur Lampung berpasangan dengan Ahmad Jajuli yang diusung oleh koalisi Partai NasDem, PKS dan Hanura, sempat mengikuti serangkaian kegiatan dalam gelar apel pasukan pengamanan Pilkada serentak 2018 di lapangan Korem 043/Gatam, pada Kamis (15/2/2018) pagi kemarin.

Bahkan Ketua DPW partai NasDem Lampung tersebut, sempat menggelar konferensi pers di rumah pemenangan di Bandarlampung. Dalam kesempatan itu, Mustafa mengatakan, bahwa dirinya tidaklah tertangkap tangan oleh KPK seperti yang diberitakan. Bahkan Mustafa juga membantah, tidak terlibat dalam kasus dugaan suap tersebut.