Beranda News Peristiwa Ini yang Dilakukan Kapolres Lampung Selatan Saat Mapolres Terbakar

Ini yang Dilakukan Kapolres Lampung Selatan Saat Mapolres Terbakar

4404
BERBAGI
Dua mobil yang dipakir di Mapolres Lampung Selatan ludes terbakar, Kamis siang, 2 Mei 2019.
Dua mobil yang dipakir di Mapolres Lampung Selatan ludes terbakar, Kamis siang, 2 Mei 2019.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN –– Kebakaran yang meluluhlantakkan hampir seluruh bangunan utama Markar Kepolisian Resort (Mapolres) Lampung Selatan, Kamis (2/5/2019) siang membuat Kapolres Lampung Selatan dan anggotanya panik dan lari berhamburan menyelamatkan diri keluar dari kantor Mapolres.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan berntidak sigap begitu menyadari percikan api langsung membesar dan akan menyambar sejumlah bangunan penting. Ia pun segera mengerahkan para angggotanya untuk menyelamatkan seluruh tahanan dan warga yang saat itu sedang mengurus surat-surat penting.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan, mengaku saat api mulai membakar Mapolres, ia sedang menghadiri rapat sosialisasi penggunaan anjing pelacak dari Bareskrim Mabes Polri yang dihelat di Aula belakang Mapolres Lampung Selatan.

“Tiba-tiba salah satu staf saya melaporkan adanya kebakaran.Saat itu juga saya lari keluar ruangan rapat dan melihat sudah ada kobaran api,” kata mantan Kapolres Pesawaran itu kepada Teraslampung,com, Kamis, 2 Mei 2019.

Kemudian ia meminta kepada seluruh anggota yang sedang bekerja di dalam ruangan untuk segera keluar karena api sudah mulai membesar.

Syarhan juga meminta anggotanya untuk segera mengevakuasi para tahanan dan masyarakat yang tengah melakukan pembuatan SIM maupun SKCK di bagian Intelkam

“Saya meminta kepada anggota untuk segera melakukan evakuasi para tahanan dan masyarakat yang tengah melakukan pembuatan SIM maupun SKCK,”ungkapnya.

Selanjutnya, anggota segera mengevakuasi sekitar 53 tahanan, yakni 49 tahanan di bagian Reskrim dan 4 tahanan dari unit Narkoba. Puluhan tahanan yang berhasil dievakuasi, dititipkan ke Lapas Kelas II Kalianda.

“Penyebab kebakaran, diduga adanya korsleting listrik dari ruangan bagian perencanaan seksi umum. Api dengan cepat membesar, karena saat bersamaan angin bertiup kencang sehingga api membakar hampir semua bangunan utama Mapolres Lampung Selatan,”terangnya.

Kobaran api tidak hanya menghanguskan ruangan Kapolres dan Waka Polres, tetapi juga meluluhlantakkan sseluruh ruangan gedung utama Mapolres. Termasuk ruangan tempat penyimpanan senjata, ruang tahanan, ruang penyimpanan dokumen, aula, dan masjid.

Untuk memadamkan api, setidaknya ada lima unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Lampung Selatan dan ASDP Bakauheni serta mobil water canon yang dikerahkan. Baru dua jam kemudian kobaraan api dapat dijinakkan.

Sampai menjelang sore, kepulan asap masih tampak terlihat dari beberapa bagian ruangan yang habis dilalap si jago merah meski api sudah berhasil dipadamkan. Garis polisi, terpasang di depan Mapolres Lampung Selatan.

Loading...